SAMPIT – Seorang Anak Buah Kapal (ABK) tongkang bernama Bagus Isgiyanto, yang bertugas di TK. Karya Maju, ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan tenggelam di Sungai Seranau, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kamis 28 Agustus 2025 sore.
Kepala Pelaksana BPBD Kotim, Multazam, membenarkan informasi penemuan korban. “Jenazah ditemukan sekitar 100 meter dari titik koordinat awal korban tenggelam, tepat pada pukul 17.55 WIB. Saat ini jenazah dalam perjalanan menuju RSUD dr Murjani Sampit,” jelasnya, Sabtu 30 Agustus 2025.
Peristiwa naas itu bermula ketika tongkang TB. Satria Raya dengan gandengan TK. Karya Maju melintas di sekitar Kampung Teluk Tewah. Saat itu korban yang menjabat sebagai kelasi, diduga melompat dari top deck ke sisi kiri tongkang dan kemudian tercebur ke sungai.
Kejadian tersebut disaksikan juragan kapal Asis Karya Sejati serta rekan-rekan ABK lainnya. Mereka sempat berupaya melakukan pertolongan dengan melemparkan pelampung dan galon air, namun korban tak dapat dijangkau hingga akhirnya tenggelam.
“Proses pencarian dilakukan sejak pagi sekitar pukul 07.10 WIB hingga sore 16.30 WIB dengan melibatkan tim gabungan. Setelah dua hari pencarian, korban akhirnya ditemukan dan langsung dievakuasi,” ucapnya. Sementara itu, seluruh tim SAR di lapangan telah diarahkan untuk kembali ke posko usai proses pencarian selesai dilakukan.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post