SAMPIT – Kebakaran ruko material bangunan yang terjadi di Jalan MT. Hariono Barata, Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang (MBK) pada pukul 01.00 WIB menelan kerugian Rp10 miliar.
“Laporan kebakaran yang kami terima pada pukul 01.00 Wib. Sekarang kami masih proses pendinginan,” kata petugas Damkar, Gusti Gejali Bayu Pranata, Rabu, 8 Mei 2024.
Disampaikan, saat petugas sampai ke tempat kejadian, api sudah membesar. Penghuni yaitu sebanyak delapan orang terdiri dari empat karyawan dan empat orang pemilik. Mereka terpaksa dievakuasi melalui pohon Plam yang ada di samping ruko.
“Karena lantai satu sudah terbakar, sementara pintu keluar hanya ada satu di lantai dasar tersebut. Sehingga mereka yang posisinya di lantai dua, itu kamar harus keluar dan turun dari pohon,” jelasnya.
Api cepat membara karena ruko dengan luas 24 x 15 meter itu menjual material bangunan. Ruko dengan tiga lantai itu terbakar tak tersisa. Kerugian ditaksir mencapai Rp10 miliar. Karena, material bangunan yang ada di lantai satu hangus terbakar dan tidak dapat diselamatkan lagi.
“Ruko yang terbakar cukup besar, lantai satu itu khusus untuk usaha yaitu material bangunan, kalau dari keterangan pemilik mencapai Rp6 miliar itu belum bangunan, diperkirakan Rp10 miliar,” sebutnya.
Ditambahkan, karena di dalam bangunan khususnya di lantai satu banyak terdapat material seperti pipa, cat, tiner dan lainnya membuat api sulit dipadamkan hingga memakan waktu selama 10 jam.
“Personel yang kami turunkan ada tiga peleton, dimana satu peleton itu terdiri dari 30 orang. Kami juga dibantu oleh BPBD untuk pemadamannya. Sementara untuk penyebabnya diduga korsleting listrik pada lantai bawah di meja kasir,” ungkapnya.
(dev/matakalteng)





















Discussion about this post