KUALA PEMBUANG – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seruyan Bejo Riyanto mengimbau kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan melalui pihak terkait untuk memperhatikan keadaan dan keberadaan infrastruktur yang ada di Desa Sungai Perlu, Kecamatan Seruyan Hilir.
“Desa Sungai Perlu saat ini merupakan salah satu desa yang tertinggal dan keberadaannya yang jauh dari dalam kota membuat desa ini kerap kurang mendapatkan perhatian,” katanya, Kamis 15 Juli 2021.
Menurutnya, hal tersebut bisa dilihat dari keadaan infrastruktur yang kurang memadai, seperti akses jalan yang menuju ke desa tersebut yang terlihat seperti jalan tikus dan sangat tidak menunjang bagi kendaraan yang melintasinya.
Dan yang lebih parahnya lagi, dibeberapa titik untuk bisa menuju keluar masuk desa tersebut, harus bergantung pada pasang surutnya air laut. “Untuk bisa sampai ke sana, kita harus menyusuri pinggir pantai, sehingga apabila pada saat air laut pasang, warga desa yang ingin menuju ke arah dalam kota ataupun sebaliknya tidak bisa lewat,” tambahnya.
Padahal Desa Sungai Perlu merupakan desa yang sangat potensial dalam sektor pariwisata dan hasil lautnya pun sangat mumpuni karena memang desa tersebut berada dekat dengan bibir pantai.
Maka dari itu, dirinya mengharapkan kepada pemerintah daerah agar kedepannya bisa memperhatikan dan melengkapi segala infrastruktur yang ada di desa tersebut.
“Pemerintah daerah bisa bersinergi langsung dengan pemerintah desa setempat, agar bersama-sama dalam membangun infrastruktur di desa itu, yang utama memang akses jalan,” jelasnya.
(ald/matakalteng.com)






















Discussion about this post