KUALA KURUN – Banggar DPRD Kabupaten Gumas menyampaikan laporan terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2023, yang sudah dibahas bersama dengan tim anggaran pemkab setempat.
“Pada LKPD tahun 2023, kami berpendapat bahwa pelaksanaan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan sudah berjalan baik, dengan beberapa catatan atau rekomendasi,” kata Juru Bicara Banggar DPRD Kabupaten Gumas Rayaniatie Djangkan, Senin, 1 Juli 2024.
Rekomendasi itu yakni, terkait realisasi PAD tahun 2023 hanya 43,42 persen. Diminta ke pemkab, agar jangan sampai terjadi realisasi PAD yang sangat rendah di tahun 2024 dan 2025.
“PAD tahun 2023 hanya 43,42 persen. Ini sangat kecil pencapaian pendapatan dari target yang sudah ditetapkan. Luar biasa rendahnya kinerja organisasi perangkat daerah (OPD),” ujarnya.
Kemudian, perangkat daerah yang telah dibebankan target PAD tahun 2024, untuk lebih maksimal dalam pencapaian realisasi, sebagaimana yang tertuang pada pakta integritas yang ditandatangani kepala OPD. Salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan menyosialisasikan Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah dengan stakeholder sebagai wajib pajak.
“Kami juga ingin pimpinan daerah melibatkan DPRD dalam mendorong PBS yang belum membayar pajak dari BPHTB,” tutur Politisi PAN ini.
Selanjutnya, kepada dinas pekerjaan umum serta dinas lingkungan hidup, kehutanan dan perhubungan, agar selalu berkoordinasi dengan dinas teknis provinsi, terkait penanganan jalan provinsi koridor Kuala Kurun-Sepang dan jalan khusus angkutan PBS.
“Kami juga ingin dinas pekerjaan umum agar memprioritaskan perbaikan titik-titik jalan rusak yang banyak mengalami kerusakan di Kota Kuala Kurun,” terangnya.
Lalu, diminta kepada dinas kesehatan, Puskesmas Kurun, serta badan keuangan dan aset daerah, agar segera berkoordinasi terkait gedung Puskesmas Kurun pasca berfungsinya gedung baru. Jangan sampai bangunan itu tidak berfungsi dan dibiarkan.
“OPD yang mempunyai aset, baik bangunan maupun tanah, harus melakukan inventarisasi aset-aset yang dimiliki,” tukasnya.
(sid/matakalteng)






















Discussion about this post