KUALA KURUN – Sekarang ini kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di pedesaan dinilai masih kurang. Untuk itu, diminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas (Gumas) agar terus berupaya meningkatkan kualitas SDM di pelosok desa.
”Dalam upaya peningkatan SDM itu, harus ada tanggungjawab dari pemerintah, seperti melakukan pelatihan bagi masyarakat di pedesaan,” ucap Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gumas Lily Rusnikasi, Selasa, 29 Maret 2022.
Untuk meningkatkan SDM, lanjut dia, dari Pemkab sebaiknya menyediakan wadah pembinaan dan pelatihan yang bermanfaat bagi masyarakat di pedesaan, seperti tempat menjahit, membuat kerajinan batik, dan lainnya.
”Kalau Pemkab melalui dinas terkait serius melakukan pembinaan dan pelatihan kepada masyarakat pedesaan, maka akan berdampak pada peningkatan sumber pendapatan dan kesejahteraan,” ujarnya.
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini mengakui, peningkatan SDM masyarakat pedesaan juga harus diiringi dengan pembinaan serius, dimulai dari pelatihan sampai dengan membantu pemasaran barang hasil kerajinan.
”Harus ada keseriusan dalam membina, terutama sisi pemasarannya. Kemudian, pembinaan jangan sampai terputus dan harus berkelanjutan sehingga dampaknya dirasakan oleh masyarakat,” tuturnya.
Selain pelatihan, kata Lily, upaya peningkatan SDM masyarakat di pedesaan juga bisa dilakukan melalui pendidikan, yang merupakan pilar utama membebaskan masyarakat dari kebodohan dan kemiskinan. SDM unggul dapat dicapai dengan pendidikan yang berkualitas.
”Dengan pendidikan yang berkualitas, maka akan mampu menciptakan SDM yang unggul, sehingga menjadikan Kabupaten Gumas semakin maju, dan kesejahteraan masyarakat juga akan meningkat,” tukas Legislator dari daerah pemilihan (dapil) I mencakup Kecamatan Kurun, Mihing Raya, dan Sepang ini.
(sid/matakalteng.com)






















Discussion about this post