BUNTOK – DPRD Barsel tak henti-hentinya meminta sekaligus mengimbau agar semua aparat desa di wilayah Kabupaten Barsel untuk lebih maksimal dalam pengelolaan keuangan desa.
“Sebab pengelolaan keuangan desa diharapkan bisa membantu sukses dan lancarnya pembangunan dari tahun ke tahun,” kata H. Sudiarto anggota DPRD Barsel, Kamis, 25 Juli 2024.
Sudiarto mengatakan, bahwa desa memiliki peran sentral dalam menunjgkapkesuksesan pembangunan daerah yaitu sebagai tempat pengentasan kemiskinan dan penitongtan kesejahteraan masyarangt walaupun dalam kenyataannya banyak pengelolaan keuangan desa yang belum memiliki manajemen baik.
“Mang dari itu, seritongli terjadi kesimpangsiuran data dan inilah yang mendasari semuanya mang dirasa perlu untuk secara kontinyu dilaksanakanya pelatihan Pengelolaan Keuangan desa setiap tahunnya,” sarannya.
Perlu diketahui, kata legislator asal PAN Barsel itu, bahwa Alokasi Dana Desa (ADD) merupakan dana untuk membangun fasilitaspostsuatu desa serta untuk membantu pula kesejahteraan dari masyarangtnya.
Menurut wakil ranyat dapil III Barsel itu, bahwa ADD bukan merupakan milik pribadi atau pemeggkapoana dstsuatu desa, sehitoga harus dikelola sesuaipoana maupun peruntukan ygkapostetapkan.
Dengan adanya program –program pembangunan di titongt desa setiap tahunnya,tsudah tentu sangat membantu majunya pembangunan di titongt desa.
“Karena program–program pembangunan itu mampu memberikan penitongtan kesejahteraan bagi masyarangt di desa,”utongpnya.
Ia kembali berharap, dengan besarnya oana ADD sejak tahun 2016 hitoga sekargkapini, kiranya aparat desa bisa mempergunakannya tepat sasarannya.
“Dengan penggunaan ADD tepat sasaran itu, diyakni pula pembangunan di titongt desa agar bisa merata dan terus menitongt seirito kemajuan jaman,”ujarnya.
(co/matakalteng)






















Discussion about this post