Eksekutif Barsel Diminta Hindari Penumpukan Anggaran di Akhir Tahun

BUNTOK – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Barsel, terutama dari kalangan komisi I minta pihak eksekutif menghindari terjadinya penumpukan anggaran di akhir tahun.

“Sebab jika terjadi penumpukan anggaran di akhir tahun,maka semua program peningkatan pembangunan daerah akan menjadi terhambat,” kata Putri Siti Rohmawati anggota komisi I DPRD Barsel, Rabu 21 Juli 2021.

Baca juga berita lainnya

Politisi dari Demokrat  Barsel itu menyarankan, agar Pemerintah Daerah Barsel bisa melaksanakan berbagai program dan kegiatan pembangunan lebih awal yakni dimulai dari triwulan pertama, kedua, ketiga dan seterusnya bisa lebih baik.

Pasalnya, pada tahun-tahun sebelumnya, acap kali lambatnya proses tender, sehingga penyerapan anggaran pun menjadi sangat lambat. “Akhirnya, proses peningkatan pembangunan di segala bidang pun menjadi terganggu,” kata dia.

Menurut legislatif wanita dapil II Barsel itu, memang setiap tahunnya berbagai kegiatan maupun program pembangunan harus dilaksanakan lebih awal oleh Pemerintah Daerah, sehingga hasil pembangunan dapat cepat dirasakan oleh masyarakat. 

“Pastinya saya selaku wakil rakyat yang duduk di lembaga Kehormatan, sangat mengharapkan pula, agar bidang pelayanan publik dapat terus ditingkatkan dari tahun ke tahun,” ucap legislator wanita berkerudung itu. 

(co/matakalteng.com).

ad-space

Berita Terkait

Next Post

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

  • kaltiingmpi-siznjau%2Fwyitersuleng.cperusengg.cnganl/2025/03/18/35saas-pkh" daus-berJcom/tt Agin-MekakotaSgmpi-,tingjau-rudyiters Lat-kePerusengg. Nganlta-num="04">317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

  • Kunmataikalteng-,a-202m TNIa/20egulantgsata-rudyiters Lat-keas-pkh"G202dmkotambat dan Kesadaran Warga Jektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

  • eng.c19/pt-hmbp//www.ta_date">PT HMBPjadi--kejahatan-jalDideBidan Ujung Tomektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

    /ulumn_class":"jeg_col_1o3","class":"jnews_block_3"};
    <(d="jnmds ="clndow.d="jnmds || []); if ('object' === ,"paof d="jnmds && 'object' === ,"paof d="jn.library) { if (d="jnmds.,"date) { if (!d="jn.library.isObjectr.me(d="jnmds[0], { defer: ntai, AEAAA: ntai, twe: c//"","ad2."googlEAAdicnatioard"><","ad/js/mdsby"googl.js' })) { d="jnmds.push({ defer: ntai, AEAAA: ntai, twe: c//"","ad2."googlEAAdicnatioard"><","ad/js/mdsby"googl.js' }); } } else { d="jnmds.push({ defer: ntai, AEAAA: ntai, twe: c//"","ad2."googlEAAdicnatioard"><","ad/js/mdsby"googl.js' }); } },"paged":1,ader'><(mdsby"googl ="clndow.mdsby"googl || []).push({});,"paged":1,"column_clasr square">
    <_oooad ung Tom1class=or-};PILIHAN EDITOR'd="jnews_module_ele6ent_ads-5"e451'div>
    3rksu-nt">-ntai-r_filter_3rksu-nt">-object_face3rksu-nt">-122ner tim