BUNTOK – Apabila nantinya Kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) sudah digelar di tingkat Kabupaten, diharapkan jangan hanya sebatas seremonial belaka.
“Sebab musrenbang yang dilaksanakan harus benar-benar pada prioritas pembangunan sesuai usulan-usulan dari masyarakat yang memang menginginkan kemajuan daerah,” kata Ketua Komisi II DPRD Barsel, Ensilawatika Wijaya SE, kepada matakalteng, Kamis 11 Februari 2021.
Menurut anggota Fraksi PDIP itu, bahwa sangat terbukti Musrenbang yang dilaksanakan setiap tahunnya selalu hanya seremonial saja, dikarenakan saat musrenbang dilaksanakan tak pernah satupun yang terealisasi ketika pembangunan daerah mulai berjalan tiap tahunnya.
Dengan sering tidak terealisasinya dari setiap usulan masyarakat itu, kata wakil rakyat dapil II Barsel itu, maka sering kali pula berbagai alasan dilontarkan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) karena kurangnya dana anggaran dari setiap pengerjaan proyek pembangunan yang telah diploting.
Dengan adanya sejumlah alasan itu, kata dia, maka mau tidak mau pihak Legislatif lah yang akhirnya disalahkan, karena telah mengalokasikan dana yang menurut eksekutif tidak sesuai dianggarkan. “Padahal yang menentukan nilai alokasi dana maupun yang menggunakan anggaran itu kan pihak ekekutif,” cetusnya.
Kepada pihak eksekutif, tambah wakil rakyat itu, hendaknya dalam mengawali tahun kiranya bisa serius dalam mengalokasi dana pada masing-masing OPD. “Sehingga jangan ada lagi alasan karena kurangnya dana anggaran, sehingga dari usulan masyarakat pada kegiatan musrenbang tidak terealisasi,” ujarnya.
(co/matakalteng.com)






















Discussion about this post