PULANG PISAU – Pj Bupati Pulang Pisau, Nunu Andriani mengatakan, bahwa Pemerintah terus berupaya berupaya dan mengoptimalkan membangun integrasi perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup berkelanjutan.
“Fenomena persampahan di Kabupaten Pulang Pisau hingga saat ini masih menjadi polemik yang belum terselesaikan dan perlu keseriusan bersama, baik dinas terkait seperti DLHK, PUPR, dan OPD lainnya,” ucapnya, Selasa, 26 Maret 2024.
Dalam hal ini dirinya mengapresiasi atas terealisasinya pembangunan TPS3R, serta terbentuknya masyarakat untuk mengelolanya menjadi cara tepat dalam mengurangi volume sampah sebelum dibuang ke TPA.
“Pemilahan sampah organik dan non organik yang dikelola dengan daur ulang memiliki nilai ekonomis bagi masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, dalam menangani persampahan di Kabupaten Pulang Pisau tentunya harus bisa menciptakan kesamaan persepsi, karena masih menjadi tanggung jawab bersama baik Pemerintah Daerah, dunia usaha, dan juga masyarakat.
“Saya harap untuk kedepannya, perlu dibuat konsorsium CSR agar bisa bersinergi dalam mengintervensi penanganan persampahan,” pungkasnya.
(and/matakalteng)






















Discussion about this post