PALANGKA RAYA – Seiring dengan semakin dekatnya perayaan Nataru, berbagai macam kebutuhan tentu semakin meningkat dan hal ini dapat memengaruhi harga kebutuhan pokok masyarakat.
Pj Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu, memperingatkan tentang status inflasi yang tinggi yang saat ini mempengaruhi Kota Palangka Raya. Dia meminta agar Perangkat Daerah terkait harus benar-benar memantau kondisi lapangan untuk mengendalikan inflasi.
“Kota Palangka Raya saat ini berada pada posisi tertinggi inflasi di Kalimantan sebesar 0,63%. Hal ini menjadi catatan penting bagi Pemerintah Kota dan menjadi tugas bersama untuk segera berkoordinasi bagaimana menekan inflasi tersebut,” ujarnya, Kamis, 30 November 2023.
Dalam menekan inflasi, Hera meminta agar Perangkat Daerah terkait untuk berkoordinasi dengan pihak Bulog menyangkut persediaan kebutuhan pokok masyarakat jelang perayaan Nataru. Menurut Hera, stok di Bulog masih banyak dan sebaiknya dapat dikeluarkan untuk mengantisipasi stok akhir tahun sehingga inflasi untuk komoditas tertentu terkendali.
“Koordinasi antara Perangkat Daerah dan Bulog diperlukan agar persediaan kebutuhan pokok dapat tercukupi dan harga tetap stabil di pasaran,” imbuhnya.
Hera menilai koordinasi dan pemantauan yang ketat menjadi hal penting untuk mengendalikan inflasi dan mengantisipasi gejolak harga pada masa Nataru.
Hera juga mengimbau kepada masyarakat untuk bijak dalam menggunakan kebutuhan pokok dan memilih produk yang memiliki kualitas baik namun dengan harga yang terjangkau.
“Sebagai masyarakat yang cerdas, kita dapat mengelola kebutuhan kita dengan baik untuk menjaga stabilitas pangan di tengah situasi yang tidak pasti,” pungkasnya.
(vi/matakalteng.com)






















Discussion about this post