NANGA BULIK – Kabupaten Lamandau merupakan tuan rumah pelaksanaan Ikrar Bersama Anak Bangsa (IKBAB) pemuda pemudi se Kalimantan Tengah (Kaltemh) menggelar berbagai kegiatan yang diikuti ribuan peserta yang berasal dari 14 Kabupaten/Kota se Kalimantan Tengah (Kalteng).
Salah satu kegiatan yang dilaksanakan, yakni Malam Pencerahan Kebangsaan, dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke 91 tahun 2019. Kegiatan ini digelar di Gedung Lantang Torang Jl Bukit Hibul Barat Nanga Bulik Kabupaten Lamandau, Minggu 27 Oktober 2019, malam.
Hadir dalam kegiatan ini, Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran, Danrem 102/PJG, Kolonel Arm Saiful Rizal, Bupati dan Wakil Bupati Lamandau, Bupati Kotawaringin Barat, Ketua DPRD, Kepala OPD, FKPD serta perwakilan Pejabat Daerah dari Kabupaten/Kota se Kalimantan Tengah, dan diikuti ribuan pemuda pemudi peserta IKBAB Tingkat Provinsi Kalteng Tahun 2019.
Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki makna yang mendalam bagi pemuda pemudi Kalimantan Tengah.
“Ditempat ini kita mengukir sejarah sebagai anak bangsa yang memiliki semangat untuk membangun dan memajukan Kalimantan Tengah. Kepada seluruh pimpinan daerah se Kalteng saya instruksikan agar pendidikan wajib 9 tahun harus dijalankan, dibidang kesehatan saya sampaikan agar kesehatan harus menyentuh ke semua lapisan masyarakat,” imbuh Orang Nomor satu di Kalteng ini.
Pada kesempatan itu, gubernur juga berpesan kepada pemuda dan pemudi untuk dapat menjadi generasi yang mandiri, jujur, berbakti kepada orang tua, dan berani bersaing demi memajukan daerah menuju Kalteng Berkah.
Sementara itu Bupati Lamandau, Hendra Lesmana, dalam sambutannya mengatakan bahwa pemuda adalah aset berharga bagi bangsa Indonesia. Menurutnya, pemuda merupakan aset yang menjadi intan atau berlian bagi bangsa kita, karena ditangan merekalah kemajuan dan kejayaan bangsa Indonesia kedepan.
“Pemuda harus mampu menunjukkan jatidiri bangsa yang anti narkoba, pegangan pemuda kedepan adalah attitud, sikap atau adat, sebagai contoh Bapk Gubernur yang memiliki sikap atau adab yang luar biasa kepada kedua orang tua,” terangnya.
Lanjutnya lagi, Indonesia tengah menghadapi revolusi industri 4.0 dimana peran pemuda sangat berpengaruh terhadap berbagai perubahan. “Saat ini kita hidup di jaman internet atau teknologi informatika, pemuda sekarang dapat menggunakan media sosial secara positif atau negatif, hal ini merupakan sesuatu yang menjadi kekuatan untuk membangun masa depan bangsa ini,” tukasnya.
Masih ditempat yang sama, Bupati Kotawaringin Barat, Hj Nurhidayah, menyampaikan bahwa pemuda sebagai aset bangsa pemuda harus siap meneruskan estafet kepemimpinan di masa yang akan datang.
“Dalam nilai kepemudaan, pemuda mempunyai tanggungjawab penuh menjaga pancasila sebagai ideologi bangsa, menjalin persatuan dan kesatuan demi utuhnya NKRI serta senantiasa meningkatkan diri sebagai Sumber Daya Manusia yang unggul,” tegasnya.
Peran aktif pemuda sebagai agen perubahan, pemuda jaman sekarang telah mampu menguasai teknologi, namun pemuda juga harus mampu dapat menggunakan teknologi secara bijak, sehingga tidak berdampak buruk bagi lingkungan dan masyarakat,” pungkasnya.
(btg/matakalteng.com)
















Discussion about this post