NANGA BULIK – Tertangkapnya sejumlah orang yang diduga jaringan teroris di Jalan Pinus Permai III Panarung, Kecamatan Pahandut Kota Palangkaraya, Senin 10 Juni 2019 kemarin, menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Lamandau.
Bupati Lamandau H Hendra Lesmana saat ditemui wartawan setelah selesai mengikuti acara open house di rumah jabatan Wakil Bupati Riko Porwanto mengatakan, bahwa masyarakat diminta tetap tenang namun senantiasa waspada.
“Masyarakat agar tetap tenang, pastikan tetangga kanan dan kiri merupakan orang yang kita kenal, kalau ada warga baru segera diminta melapor ke aparat desa untuk di data. Untuk mengantisipasi masuknya jaringan organisasi terlarang dan terorisme ke Kabupaten Lamandau, saya minta RT dan RW mendata setiap warga baru yang tinggal diwilayahnya,” harap Hendra.
Orang nomor satu di Kabupaten Lamandau ini menegaskan, untuk stakeholder terkait agar segera mengambil langkah untuk mengantisipasi masuknya paham-paham radikal ke Bumi Bahaum Bakuba.
“Pihak keamanan harus bersinergi dengan masyarakat untuk mencegah masuknya jaringan terorisme dan organisasi terlarang ke Kabupaten Lamandau,” jelasnya
Dalam situasi arus balik seperti sekarang ini, disinyalir akan bertambah warga pendatang dari luar daerah yang masuk ke Kabupaten Lamandau.
“Masa arus balik seperti saat ini yang harus diwaspadai, organisasi terkecil di masyarakat seperti RT dan RW harus selalu mendata setiap warga baru yang tinggal di wilayahnya,” ucapnya.
Dia berharap kejadian di Kota Palangka Raya dan Gunung Mas tidak akan terjadi di wilayahnya, dirinya juga mengajak masyarakat agar menjaga keamanan dan ketertiban dilingkungan masing-masing.
“Mari kita jaga keamanan dan kedamaian di Bumi Bahaum Bakuba, jangan biarkan pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab merusak persatuan dan kesatuan NKRI,” pungkasnya.
(btg/matakalteng.com)
















Discussion about this post