SAMPIT – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menegaskan pentingnya penguatan peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sebagai ujung tombak optimalisasi zakat, infak, dan sedekah, terutama dalam menghadapi momentum bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
“Rapat Koordinasi UPZ ini memiliki makna strategis, khususnya dalam rangka persiapan menyambut momentum bulan Ramadhan 1447 Hijriah, menyamakan persepsi dan kebijakan pengelolaan zakat sesuai regulasi yang berlaku, meningkatkan kapasitas dan kompetensi pengurus UPZ dalam tata kelola pengumpulan, pencatatan, dan pelaporan zakat, serta menggali dan mengoptimalkan potensi zakat di masing-masing instansi, masjid, sekolah, dan komunitas,” ujar Ketua BAZNAS Kabupaten Kotawaringin Timur, Sutimin, Sabtu 7 Februari 2026.
Ia menjelaskan, pelaksanaan Rapat Koordinasi UPZ merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari rangkaian kegiatan BAZNAS Kotim, sekaligus menjadi forum strategis untuk membangun sinergi dan komunikasi yang lebih kuat antara BAZNAS Kabupaten dengan seluruh UPZ di berbagai sektor.
“Melalui forum ini, BAZNAS mendorong terwujudnya kesamaan langkah dalam pengelolaan zakat yang profesional dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegasnya. Sutimin menekankan, output yang diharapkan dari Rakor UPZ ini adalah lahirnya UPZ yang lebih aktif, tertib administrasi, profesional, dan berdaya.
“Dengan demikian, UPZ diharapkan mampu meningkatkan pengumpulan zakat, khususnya menjelang dan selama bulan Ramadhan, sekaligus memastikan dana zakat dapat dikelola dan disalurkan secara tepat sasaran serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, Rakor UPZ tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan rekomendasi teknis dan target pengumpulan semata, tetapi juga untuk membangun komitmen bersama dalam memperkuat peran UPZ sebagai mitra strategis BAZNAS dalam pembangunan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur.
Dalam kesempatan tersebut, Sutimin juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, khususnya Bupati dan seluruh jajaran, atas dukungan kebijakan, pembinaan, serta sinergi yang selama ini terjalin dengan BAZNAS.
“Dukungan pemerintah daerah dinilai menjadi faktor penting dalam penguatan kelembagaan dan keberlanjutan program-program BAZNAS di Kotim,” ucapnya. Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada PDAM dan PLN Kabupaten Kotawaringin Timur yang telah bersinergi dan berkolaborasi dalam pelaksanaan program Rumah Layak Huni BAZNAS Kotim.
Selain itu, apresiasi juga diberikan kepada para mitra BAZNAS, seperti BSI dan BPJS Ketenagakerjaan, yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan dan program pemberdayaan masyarakat. Sutimin juga menyampaikan penghargaan kepada para muzakki, dunia usaha, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh pihak yang telah mempercayakan pengelolaan zakat, infak, dan sedekahnya kepada BAZNAS Kabupaten Kotawaringin Timur.
Secara khusus, ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus UPZ yang telah hadir dan terus berperan aktif dalam mendukung tugas-tugas BAZNAS di lapangan. “Menjelang hampir dua tahun masa pengabdian pimpinan BAZNAS Kotim saat ini, memang masih terdapat berbagai keterbatasan dan tantangan dalam pengelolaan zakat. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan dukungan, masukan, serta sinergi dan kolaborasi yang berkelanjutan dari seluruh pemangku kepentingan demi penguatan peran BAZNAS ke depan,”bebernya.
Ia berharap, melalui kerja sama yang solid antara BAZNAS, UPZ, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat, pengelolaan zakat di Kabupaten Kotawaringin Timur dapat semakin amanah, profesional, dan berdampak luas bagi kesejahteraan umat. “Semoga Allah SWT senantiasa memberikan bimbingan dan keberkahan atas setiap ikhtiar kita, serta menjadikan BAZNAS sebagai lembaga yang semakin dipercaya dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Kotawaringin Timur,” pungkasnya.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post