SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyalurkan bantuan sosial berupa sembako bagi warga yang terdampak banjir di lima desa yang tersebar di Kecamatan Tualan Hulu dan Kecamatan Telaga Antang. Bantuan tersebut berasal langsung dari Bupati Kotim dan difokuskan kepada warga yang rumahnya benar-benar terendam banjir.
Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) Kotim, Johny Tangkere, menjelaskan bahwa total bantuan yang disalurkan sebanyak 191 paket sembako.
“Kami menyalurkan bantuan dari Bupati Kotim berupa sembako terhadap lima desa di Kecamatan Tualan Hulu dan Telaga Antang yang terendam banjir. Jumlah paketnya ada 191 dan ini bantuan dari Pak Bupati langsung, terdiri dari lima kilogram beras, satu kilogram gula, kopi susu, satu liter minyak goreng, dan sarden,”ujarnya, Rabu 10 Desember 2025.
Bantuan ini diberikan kepada warga yang rumahnya terendam banjir, sedangkan yang terdampak tetapi tidak sampai mengganggu tempat tinggal, itu tidak mendapatkan bantuan.
Ia menegaskan, penyaluran bantuan dilakukan secara selektif agar tepat sasaran, mengingat kondisi banjir di beberapa wilayah memiliki tingkat dampak yang berbeda-beda.
Pemerintah daerah, kata dia, berupaya memastikan bantuan benar-benar diterima oleh warga yang paling membutuhkan akibat genangan air yang masuk ke rumah mereka.
Dalam kegiatan penyaluran tersebut, Wakil Bupati Kotim turut hadir dan didampingi langsung oleh Kepala Diskop UKM Perindag Kotim, Kepala Pelaksana BPBD Kotim Multazam, serta jajaran protokol dan pengawalan dari Dinas Perhubungan.
Kehadiran jajaran tersebut sekaligus memastikan proses distribusi bantuan berjalan tertib dan aman di tengah kondisi wilayah yang masih terdampak banjir.
“Khusus untuk Desa Rantau Suang dan Desa Rantau Sawang di Kecamatan Telaga Antang, bantuan diserahkan secara simbolis kepada Sekretaris Camat Telaga Antang,”bebernya.
Hal ini dilakukan karena akses menuju kedua desa tersebut saat ini masih sulit dijangkau akibat terputusnya jalur transportasi.
“Untuk Desa Rantau Suang dan Rantau Sawang, secara simbolis kita serahkan kepada Sekcam Kecamatan Telaga Antang karena untuk menjangkau ke sana sementara ini sulit, akses terputus. Nanti pihak kecamatan yang akan menyerahkan langsung kepada warga,” jelas Johny.
Dari total bantuan yang ada, sebanyak 105 paket dialokasikan khusus untuk Desa Rantau Suang dan Rantau Sawang. Pemerintah daerah berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir, sekaligus menjadi bentuk kehadiran dan kepedulian pemerintah di tengah bencana yang dihadapi warga.
Johny menambahkan, Pemkab Kotim terus memantau perkembangan situasi banjir dan tidak menutup kemungkinan adanya penyaluran bantuan lanjutan apabila kondisi di lapangan masih membutuhkan perhatian lebih.
Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang demi keselamatan bersama.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post