SAMPIT – Sebanyak 260 Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga kontrak di Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), menjalani tes urine dalam rangkaian kegiatan sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN-PN).
Kegiatan ini digelar Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kotim sebagai bentuk keseriusan memberantas narkoba di lingkungan pemerintahan.
“ASN harus jadi contoh bagi masyarakat sehingga harus bebas dari narkoba dan menjadi kader P4GN,” tegas Ketua BNK Kotim, Irawati, saat membuka kegiatan, Kamis 4 September 2025.
Irawati yang juga Wakil Bupati Kotim menyebutkan bahwa meningkatnya kasus penyalahgunaan narkotika di masyarakat membuat upaya pencegahan harus dimulai dari lingkungan terdekat, termasuk ASN. Dengan demikian, aparatur dapat menjadi garda terdepan dalam memberikan teladan hidup sehat tanpa narkoba.
“Penyalahgunaan narkotika meningkat, Kotim menjadi salah satu daerah rawan narkoba karena memiliki pelabuhan, bandara, serta wilayah perkebunan dan pertambangan. Itu sebabnya ASN harus bebas dari narkoba,” tambahnya.
Sosialisasi ini juga dihadiri Staf Kecamatan dan Desa Mentaya Hilir Selatan, Danramil, KBO Polres Kotim, Polsek setempat, Ketua Harian KPAD Kotim, Satpol PP, serta tenaga medis Labkesda. BNK berharap langkah ini bisa menekan peredaran narkotika, khususnya di kawasan pesisir yang dinilai rentan sebagai jalur masuk barang haram tersebut.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post