SAMPIT – Pengguna jalan nasional Sampit–Pangkalan Bun diminta lebih berhati-hati dan bersabar menyusul adanya perbaikan Jembatan Sei Lenggana KM 20. Proses perbaikan oleh Kementerian PUPR ini membuat arus lalu lintas dialihkan melalui jalur alternatif yang terbatas kapasitasnya.
“Jalur alternatif ini harus kita jaga bersama. Untuk kendaraan berat, seperti truk pengangkut CPO bermuatan 16 hingga 20 ton, kami minta untuk tidak melintasi jalur ini. Kondisi jalan di wilayah rawa atau gambut sangat rentan rusak dan amblas jika dilintasi beban berlebih,” tegas Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Senin 4 Agustus 2025.
Ia mengatakan, perbaikan Jembatan Sei Lenggana merupakan program penting pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan nasional. Namun, di sisi lain, proses pengerjaan ini menimbulkan dampak kemacetan dan ketidaknyamanan bagi masyarakat.
“Kami menyadari ini pasti menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengguna jalan. Karena itu, saya menghimbau agar masyarakat dapat bersabar dan tetap berhati-hati,” ujarnya.
Kepada seluruh pengendara, ia meminta agar selalu mematuhi arahan petugas di lapangan. Pengaturan lalu lintas selama masa perbaikan dinilai sangat penting untuk menjaga keselamatan bersama dan mencegah kecelakaan di titik rawan.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat mengatur waktu perjalanan dengan bijak, mengingat jalur lintas sementara rawan terjadi antrean panjang, terutama saat jam-jam sibuk.
“Khusus kendaraan emergency, seperti ambulans, akan kami prioritaskan untuk melintas lebih dahulu. Ini harus menjadi perhatian bersama agar pelayanan kesehatan tidak terganggu,” imbuhnya.
Selain itu, Wakil Bupati juga meminta pemerintah desa, RT, dan masyarakat di sekitar jalur alternatif untuk turut serta menjaga kondisi jalan agar tidak cepat rusak. Ia berharap sinergi dari seluruh pihak dapat meminimalisir dampak perbaikan terhadap aktivitas masyarakat.
“Jangan sampai kita terburu-buru melewati jalur ini tanpa memperhatikan daya dukung jalan. Jika sampai rusak sebelum jembatan selesai diperbaiki, tentu ini akan menyulitkan kita semua,” katanya.
Proyek perbaikan Jembatan Sei Lenggana ditargetkan rampung dalam beberapa bulan ke depan. Sementara itu, arus lalu lintas di KM 20 akan terus dipantau dan diatur agar tidak menimbulkan kemacetan parah.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post