SAMPIT – Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kotawaringin Timur, Multazam, mengungkapkan kondisi banjir di wilayah Kecamatan Tualan Hulu, Desa Tumbang Mujam, yang terjadi pada Rabu 7 Mei 2025.
Berdasarkan data yang diterima hingga pukul 12.25 WIB, ketinggian air tercatat mencapai 40 cm. Meski demikian, belum ada rumah warga, fasilitas umum, tempat ibadah, sekolah, atau fasilitas kesehatan yang terdampak banjir. Namun, satu perkantoran dan fasilitas umum lainnya dilaporkan terendam air.
“Kondisi banjir tersebut baru terjadi pada pagi hari, ketinggian air di Desa Tumbang Mujam masih berada pada 15 cm. Namun, berdasarkan pantauan kami, muka air terus naik hingga mencapai 40 cm pada siang hari,” terangnya, Rabu 7 Mei 2025.
Ia mengingatkan warga untuk tetap waspada terhadap potensi peningkatan debit air, terutama jika hujan kembali terjadi.
Sementara itu, pantauan Pos Duga Air (PDA) di daerah Kuala Kuayan menunjukkan kondisi tinggi muka air (TMA) Sungai Mentaya masih berada pada status Siaga 2. Pada pukul 07.00 WIB, TMA mencapai 668 cm dengan debit air 272,30 m³/detik. Pada pukul 12.00 WIB, TMA turun menjadi 666 cm dengan debit air 269,84 m³/detik, dan kembali turun menjadi 664 cm pada pukul 18.00 WIB dengan debit air 267,39 m³/detik.
Multazam menambahkan, meski TMA masih berada pada status Siaga 2, warga di sepanjang aliran Sungai Mentaya diminta tetap siaga, terutama di wilayah hilir yang berpotensi terkena limpahan air jika intensitas hujan meningkat.
“Kami terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk memantau perkembangan kondisi banjir ini. Jika ada peningkatan signifikan, akan segera kami informasikan kepada masyarakat,” tutupnya.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post