SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menegaskan bahwa peserta seleksi PPPK yang mengikuti seluruh tahapan, meski tidak lulus, masih memiliki peluang untuk diusulkan sebagai PPPK paruh waktu. Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kotim, Kamaruddin Makalepu.
“Berdasarkan regulasi dari Kemenpan, peserta seleksi PPPK ini berasal dari tenaga non-ASN dalam rangka pemetaan menjadi ASN. Kalau mereka tidak lulus tapi mengikuti seluruh tahapan seleksi, maka bisa diusulkan menjadi PPPK paruh waktu,” jelas Kamaruddin, Sabtu 3 Mei 2025.
Dia menerangkan, status PPPK paruh waktu sama secara administratif dengan PPPK penuh, hanya saja penggajiannya masih mengacu pada sistem yang berlaku saat ini. “Nantinya bisa dialihkan menjadi PPPK penuh waktu, tanpa seleksi lagi. Penilaiannya berdasarkan kinerja selama menjadi PPPK paruh waktu dan akan disesuaikan dengan formasi berikutnya,” tambahnya.
Kamaruddin juga menekankan, seleksi kali ini adalah yang terakhir bagi tenaga non-ASN. “Yang tidak ikut seluruh rangkaian tes, tidak bisa lagi diusulkan atau diperpanjang kontraknya. Jadi ke depan tidak ada lagi non-ASN. Hanya yang ikut tes, meskipun belum lulus, masih bisa dipertimbangkan,” tegasnya.
Ia menyebutkan, saat ini masih ada sejumlah peserta yang tidak memenuhi syarat administrasi, seperti tenaga kebersihan di Dinas Lingkungan Hidup yang belum memiliki ijazah. Pasalnya ijazah adalah syarat mutlak dalam proses seleksi ini.
“Setelah semua proses selesai, kami akan rekap dan laporkan data tenaga non-ASN, termasuk yang sudah ikut seleksi CPNS maupun PPPK. Ini akan jadi dasar untuk menentukan siapa saja yang masih bisa diperpanjang kontraknya setelah Juli 2025,” ujarnya. Kamaruddin mengungkapkan, saat ini terdapat sekitar 2.600 tenaga kontrak di Kotim.
“Sudah ada beberapa yang lulus CPNS dan PPPK, namun masih sedikit. SK untuk 569 orang yang lulus PPPK akan kami selesaikan akhir bulan ini dan mulai aktif di bulan Juni. Setelah itu, status mereka sebagai tenaga kontrak akan dihentikan,” tandasnya.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post