SAMPIT – Tiga wartawan senior resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) untuk masa bakti 2025–2028, tepat di hari terakhir pendaftaran.
Ketiga nama tersebut adalah Rusliadi (Kalteng Pos, UKW Madya), Pujo Darmanto (Mentaya Net, UKW Utama), dan Dody Raflansyah (Mata Kalteng, UKW Madya).
Sebelumnya, dua kandidat telah lebih dulu mendaftarkan diri, yaitu Siti Fauziah pada hari pertama dan Pathurrachman pada hari kedua pendaftaran. Pendaftaran calon dilakukan secara langsung di Sekretariat PWI Kotim yang beralamat di Jl. Ahmad Yani No.17, Sampit, sejak 9 hingga 14 April 2024.
Pemilihan Ketua PWI Kotim periode 2025–2028 akan digelar dalam Konferensi PWI Kotim yang dijadwalkan berlangsung pada 14 Mei 2025 mendatang. Total sebanyak 49 suara akan diperebutkan, berasal dari anggota aktif dengan kartu keanggotaan yang sah dan masih berlaku.
Adapun Visi-Misi Para Calon, Rusliadi membawa motto “PWI Kotim Hebat” dengan visi fokus menjalankan program prioritas dalam meningkatkan perlindungan dan kesejahteraan wartawan.
“Sedangkan misi yaitu memperkuat rasa kebersamaan antar wartawan, menyiapkan slot kontrak bagi media yang tergabung dalam PWI, dan membantu pengurusan verifikasi Dewan Pers bagi media yang belum terdaftar,”ujarnya, Senin 14 April 2025.
Rusliadi mengajak seluruh anggota untuk bersama-sama membangun PWI yang berkarakter, beretika, dan bermartabat.
Sedangkan, Pujo Darmanto membawa motto “Wartawan Bersatu, Wartawan Sejahtera, PWI Kotim Maju!”. Dengan visi menjadikan PWI Kotim sebagai organisasi kewartawanan yang tak lekang oleh waktu, siap menghadapi tantangan zaman demi menjaga dan meningkatkan eksistensinya.
Serta Misi menempatkan pengurus yang berintegritas, berdedikasi, dan loyal terhadap organisasi. Kemudian menjalin kerja sama dengan pemerintah, lembaga pendidikan, dan instansi lainnya guna membentuk SDM yang tanggap, tanggon, dan trengginas.
Selain itu menggelar pelatihan jurnalistik serta mempercepat penguasaan digitalisasi bagi anggota, melahirkan wartawan berkompeten melalui UKW, menghidupkan struktur kepengurusan sesuai bidangnya dan meningkatkan kesejahteraan anggota melalui program rumah subsidi.
“Jika terpilih, saya akan melakukan renovasi menyeluruh Sekretariat PWI Kotim sebagai program kerja 100 hari pertama,”tegasnya.
Bakal calon selanjutnya yaitu Dody Raflansyah membawa motto PWI Kotim Adalah Kita dengan Visi mewujudkan organisasi yang kreatif, inovatif, teruji, serta akuntabel.
“Menjadikan PWI Kotim rumah besar bagi semua anggota yang bermartabat, berakhlak, dan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik,”ujarnya.
Sedangkan Misi yang dibawa yaitu melaksanakan orientasi dan uji kompetensi gratis, menyediakan bantuan hukum bagi wartawan dan keluarganya, bersinergi dengan pemerintah daerah dan kampus untuk program beasiswa anak wartawan.
Kemudian, bekerja sama dengan pihak swasta untuk program-program kemajuan PWI, meningkatkan kualitas wartawan di bidang eksternal seperti olahraga dan keahlian dan mempermudah koordinasi anggota serta meningkatkan anggaran PWI Kotim.
Dengan berbagai latar belakang, visi dan misi, para calon diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi kemajuan PWI Kotim ke depan. Pemilihan ini menjadi momen penting untuk menentukan arah organisasi kewartawanan di daerah.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post