SAMPIT – Pemerintah Kotawaringin Timur menggelar Musrenbang RKPD Kabupaten Kotim 2026 dan konsultasi publik RPJMD Kotim tahun 2025-2029. Dimana Bupati Kotim Halikinnor menyampaikan sejumlah sasaran pembangunan Kotim pada 2026 mendatang.
Adapun, prioritas pembangunan tahun 2026, yaitu pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi masyarakat, tata kelola pemerintahan yang baik dan Kotim yang nyaman, lestari, berbudaya dan agamis.
“Dengan sasaran pembangunan yang akan dicapai pada tahun 2026 diantaranya, laju pertumbuhan ekonomi 5,12%, tingkat kemiskinan 4,67%, tingkat pengangguran terbuka 4,81%, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 74,98, Rasio gini ≤ 0,35, Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) 70.59. Dan akan kita singkronkan dengan RKP tahun 2026 dan RKPD provinsi Kalimantan Tengah tahun 2026,”kata Bupati Kotim Halikinnor, Selasa 25 Maret 2025.
Untuk itu ujarnya, perlu dilakukan Musrenbang rancangan RKPD yang merupakan tahapan yang harus dilaksanakan sebagai amanat undang-undang nomor 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional, serta implementasi dari peraturan menteri dalam negeri nomor 86 tahun 2017.
“Musrenbang RKPD dan konsultasi publik RPJMD juga merupakan bagian dari rangkaian proses perencanaan dengan pendekatan bottom up, yaitu dengan menjaring seluruh aspirasi masyarakat,”tegasnya.
Hal ini membuktikan komitmen seluruh jajaran pemerintah daerah Kotim melibatkan partisipasi masyarakat dalam tahapan perencanaan pembangunan yang dimulai dari tingkat desa dan kelurahan serta kecamatan.
“Penyusunan RKPD tahun 2026 merupakan tahun kelima pelaksanaan RPJM Kotim tahun 2021-2026 dan akan dimasukkan menjadi tahun pertama RPJMD Kotum tahun 2025-2029 dengan tema pembangunan penguatan fondasi transformasi habaring hurung miar dan maju, dengan melanjutkan pembangunan sarana prasarana untuk pertumbuhan ekonomi, sumber daya manusia berkualitas, pertanian, industri dan jasa,”bebernya.
Dimana, RPJMD tahun 2025-2029, merupakan penjabaran dari visi dan misi bupati dan wakil bupati Kotim terpilih dengan enam misi yaitu meningkatkan pembangunan manusia yang produktif, berkualitas dan berkepribadian untuk siap kerja dan siap merintis usaha sendiri.
Memastikan akses kesehatan untuk rakyat guna menciptakan manusia indonesia yang sehat jasmani dan rohani. Mewujudkan keadilan sosial melalui kebijakan yang memperkuat kapasitas ekonomi rakyat, termasuk kapasitas produksi pangan oleh petani dan nelayan, serta mendukung kegiatan ekonomi skala kecilmenengah yang inklusif dan kreatif.
Membangun kemandirian ekonomi daerah berbasis potensi sumber daya lokal. Setia pada amanat penderitaan rakyat (ampera), pancasila, UUD 1945, menjunjung tinggi hukum demi menjamin hak-hak rakyat, serta menjalankan tata pemerintahan daerah yang bersih bebas dari korupsi dan berkeadaban.
Dan memajukan kebudayaan dalam semangat kebhinekaan dan toleransi serta menjaga kelestarian lingkungan hidup warisan leluhur bangsa Indonesia.
“Saya perintahkan khusus kepada kepala Bapperida untuk mengawal agenda atau tahapan perencanaan dokumen perencanaan jangka menengah dan tahunan. Setelah konsultasi publik rancangan awal RPJMD Kotim 2025-2029 agar segera menyerahkan rancangan awal RPJMD ke DPED sesuai ketentuan yang berlaku untuk dibahas paling lama 10 hari setelah diserahkan,”tutupnya.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post