SAMPIT – Sejumlah pengurus Karang Taruna kabupaten Kotawaringin Timur melakukan koordinasi dan konsultasi di Kementerian Sosial Republik Indonesia terkait program pemberdayaan masyarakat dan program kelembagaan organisasi Karang Taruna.
“Ada tiga poin yang kami konsultasikan kepada Kementerian Sosial Republik Indonesia, yaitu pertama dalam hal pemberdayaan Kemensos rencananya akan memprogramkan kembali kegiatan capacity building untuk kelembagaan sosial yang berada di bawah Kemensos seperti Karang Taruna, TKSK, PSM, PKH dan lembaga sosial lainnya,”kata Ketua Karang Taruna Kotim, Masgajalba, Rabu 1 Januari 2025.
Menurutnya, selama beberapa tahun terakhir program tersebut keempat vakum karena anggaran untuk program tersebut dialihkan untuk kegiatan bantuan sosial langsung ke masyarakat.
“Pada poin kedua yang dikoordinasikan, terkait permintaan Kemensos kepada Karang Taruna untuk terus tumbuh sampai ke tingkat Desa serta melaksanakan program-program sosialnya yang bisa memberikan manfaat kepada masyarakat dalam upaya menangani permasalahan sosial,”bebernya.
Kemudian poin ketiga adalah Kemensos juga memprogramkan pusat Kesejahteraan Sosial (PUSKESOS), yang merupakan program layanan terpadu untuk menangani berbagai macam permasalahan sosial.
Termasuk juga wadah berhimpunnya relawan sosial yang ada di bawah naungan Dinas Sosial dalam rangka menyampaikan laporan, pengaduan, maupun konsultasi permasalahan sosial di masyarakat.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih karena pada kegiatan koordinasi dan konsultasi itu disambut baik oleh pihak Kemensos dalam hal ini Bidang Direktorat Pemberdayaan Masyarakat Muhammad Yahya,”ucapnya.
Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada pengurus nasional Karang Taruna yang diwakili oleh sekretaris umum H Deden Sirajuddin yang telah meluangkan waktunya untuk bertemu pengurus Karang Taruna Kabupaten Kotim dalam rangka koordinasi dan konsultasi kelembagaan karang taruna.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post