SAMPIT – PLT Kepala Dinas Lingkungan Hidup kabupaten Kotawaringin Timur Marzuki menyampaikan, saat ini dlh hanya mampu mengangkut sekitar 80 hingga 83 ton sampah per hari akibat keterbatasan armada yang tersedia.
“Sedangkan volume sampah di Kabupaten Kotim per harinya memproduksi sampah rumah tangga mencapai lebih dari 100 ton. Sehingga hal ini menjadi tantangan besar bagi dlh Kotim dalam penanganan sampah,”ujarnya, Kamis 26 Desember 2024.
Dirinya mengakui berdasarkan arahan dari Sekda Kotim bahwa penanganan sampah harus dilakukan dengan cepat dengan memanfaatkan seluruh sumber daya yang ada.
“Sebagai bagian dari langkah strategis dlh Kotim saat ini akan berupaya memaksimalkan penggunaan alat berat di tempat pembuangan akhir agar truk-truk pengangkut sampah dapat beroperasi dengan lebih efisien,”tegasnya.
Tambahnya, selain upaya itu pihaknya juga ke depan akan selalu mensosialisasikan untuk penguatan kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.
“Salah satu cara yang ditekankan adalah disiplin membuang sampah pada waktu dan tempat yang telah ditentukan. Karena dalam penanganan sampah ini kami tidak bisa bekerja sendiri melainkan juga harus ada peran serta masyarakat yang cukup penting terutama agar membuang sampah sesuai waktu, sehingga masalah penumpukan di depo bisa dikurangi secara signifikan,”terangnya.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post