SAMPIT – Camat Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur Irfansyah mengatakan, keterlibatan anak-anak salam lomba agustusan dapat mengurangi kecanduan bermain handphone. Bahkan ia mengapresiasi RT 31 dan RT 61 di Kecamatan Baamang yang selalu kompak bergabung membuat berbagai macam lomba setiap perayaan HUT RI.
“Pada saat wilayah ini masih RT 31 belum ada RT 61 pada waktu itu masyarakat menginginkan agar adanya RT baru, yaitu dibentuknya sebuah RT karena waktu itu saya sudah melihat kekompakan warga di sini sehingga saya wujudkan,”ucapnya saat menghadiri acara puncak perayaan HUT RI ke 79 di Jalan Teratai 5, Sampit, Sabtu 31 Agustus 2024 malam.
Sebenarnya kata Irfan, ia enggan waktu itu untuk memekarkan RT 31, makanya ia berpesan pada waktu itu agar jangan sampai kekompakan yang sudah ada akibat pemekaran RT menjadi hilang, apabila ada kegiatan di RT 31 maka RT 61 tetap ikut melaksanakan kegiatan itu.
“Alhamdulillah ternyata semuanya masih kompak menjaga persatuan yang sudah sekian lama terpupuk di Jalan Teratai 5 ini. Saya bangga juga malam ini begitu antusias masyarakat memeriahkan, bahkan saya lihat ini yang paling meriah di Ketapang,”ujarnya.
Menurutnya, melalui kegiatan ini mengajarkan pula anak-anak nantinya menjadi generasi-generasi yang bisa dapat diandalkan oleh negara dengan perjuangan dulu berjuang melawan penjajah untuk merebut kemerdekaan, sekarang anak-anak berjuang untuk merebut hadiah.
“Karena tanpa perjuangan tidak mungkin dapat hadiah, jadi ini cara belajar kita bagaimana sulitnya para pejuang-pejuang dulu dalam hal merebut kemerdekaan,” ungkapnya. Dia juga mengapresiasi banyaknya cabang lomba tradisional yang digelar, dari lomba bakiak hingga bermain kelereng. Bahkan ada lomba atletis yaitu lari maraton bagi siswa SD. Sehingga perlombaan yang digelar tidak hanya untuk memeriahkan namun menjadi wadah mengasah bakat anak-anak serta melestarikan permainan tradisional.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post