SAMPIT – Kepala Bidang Kesehatan Masyarakatan Dinas Kesehatan Kotawaringin Timur (Kotim) dr. Noorliyana menyampaikan, menjaga kesehatan tidak hanya dengan mengkonsumsi makanan bergizi saja, namun juga harus disertai dengan olahraga atau kegiatan fisik.
Untuk itu, ia mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh ikatan olahraga senam kreasi Indonesia (IOSKI) yaitu senam bersama dan jalan kaki sepanjang 1,6 km untuk melakukan tes kebugaran yang diisi langsung dalam aplikasi SIPGAR Kementrian Kesehatan.
“Seperti kita ketahui bersama bahwa Sipgar ini mungkin untuk sebagian orang terutama puskesmas hal ini sudah tidak asing lagi karena sudah lama kita lakukan, karena untuk menjaga kesehatan itu tidak hanya diperlukan dari makanan yang bergizi saja tapi juga olahraga dan kebugaran fisik itu sangat penting, karena seperempat dari jumlah penduduk Indonesia itu aktivitas fisiknya sangat kurang,”ujarnya, Senin 29 Juli 2024.
Sehingga kata dr. Noorliyana, diharapkan dengan adanya program ini, masyarakat semua dapat meningkatkan aktivitas fisik sesuai dengan anjuran WHO yaitu sehari 30 menit atau 8 ribu langkah minimal sehari.
“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada panitia yang telah menyelenggarakan acara kebugaran ini melalui senam SIPGAR, mudah-mudahan dengan adanya sosialisasi ini bisa menjadi manfaat bagi kita semua dan bisa terus dilaksanakan oleh masyarakat umumnya,”ucapnya.
Terpisah, Noviana Dewi salah seorang Peserta dari Sanggar Senam RBTIN Studio mengatakan, ia sangat senang mengikuti kegiatan ini, karena sangat penting kesehatan dan cek kebugaran sejauh mana setiap individu mampu menjalani tantangannya.
“Karena ada macam-macam kegiatan yang diikuti, ada senam, juga jalan 1,6 km. Jadi dihitung berapa lama waktu kita jalan itu, sehingga bisa dinilai dan diketahui sejauh mana kebugaran kita. Harapan kita kegiatan ini berkesinambungan dan ditambah kegiatan lain agar lebih banyak peminatnya,”tutup Dewi.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post