SAMPIT – Untuk mengenalkan pendidikan vokasi, Politeknik Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur selenggarakan kegiatan pameran pendidikan vokasi di Citimall Sampit pada tanggal 15-16 Juni 2024 dari pukul 10.00-22.00 WIB.
“Kegiatan pameran pendidikan vokasi ini merupakan program dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan bekerjasama dengan mitra studi, dan Politeknik Sampit ini bekerjasama lagi dengan Politeknik Negeri Banjarmasin dan Politeknik Negeri Tanah Laut sebagai komsorsium untuk pelaksanaan program talent fair,”kata Tim Konsorsium Ekosistem Kemitraan Kalteng, Ir.Lilis Indriani, S.T., MT, Minggu 16 Juni 2024.
Disebutkannya, tujuan daripada kegiatan ini adalah menyinergikan agar ada sinergi antara pendidikan dan dunia industri, sehingga apa yang mau ditampilkan melalui talent fair oleh dunia pendidikan bisa dilihat langsung oleh dunia industri. “Mereka bisa mencocokan keperluan industri apa kemudian dunia pendidikannya menyediakan seperti apa, agar kompetensi yang dihasilkan sesuai harapan industri,”ujarnya.
Lilis yang juga merupakan Wakil Direktur I Politeknik Sampit ini mengatakan, kegiatan ini pertama kali diselenggarakan yang merupakan program kemitraan, dengan harapan akan dilaksanakan secara berkala. Dan karena Politeknik Sampit ditunjuk langsung sebagai perwakilan Kalimantan Tengah, kemungkinan besar pihaknya akan melaksanakan kegiatan serupa di ibukota provinsi yakni Palangkaraya.
“Kita sebagai Politeknik yang diminta menjadi perwakilan Kalteng di Kemendikbud, nanti akan mengundang SMK-SMK yang ada di 14 kabupaten dan 1 kota di Kalteng dan perguruan tinggi vokasi, LPK, LKP serta dunia industri untuk ikut serta pameran pendidikan di Palangkaraya. Direncanakan bulan Agustus,” bebernya. Sementara untuk kegiatan di Kota Sampit ini lanjutnya, sudah ada 3 industri yang ikut serta yaitu CV Brasma Brasmana, CV Widya Graha dari Pangkalanbun dan CV Bintang Bersaudara dari Seruyan.
“Setiap sekolah yang ikut pameran ini, menampilkan inovasi atau produk mereka, kita mengadakan lomba juga yang merupakan bagian dari talent fair, jadi setiap stand ini akan mempromosikan inovasi mereka, dan kita juga ada lomba stand ter-vokasi atau yang paling punya vokasi terbaik,” ujarnya. Lebih lanjut dikatakan, juga ada lomba promosi menggunakan Bahasa Dayak, promosi menggunakan Bahasa Inggris, dan juga akan ada tampilan-tampilan kreasi seni, seperti tari dan fashion show.
“Ini merupakan kegiatan awal, untuk melihat seberapa jauh minat SMK untuk mengikuti kegiatan seperti ini. Serta untuk mengenalkan Pendidikan Vokasi kepada masyarakat. Dan kuliah di Politeknik serta Sekolah di SMK bisa menjadi pilihan utama masyarakat. Karena pendidikan vokasi menawarkan pendidikan yang berorientasi dunia kerja dan pembelajaran yang lebih banyak praktek daripada teori,”jelasnya.
Menurutnya, lulusan dari pendidikan vokasi sudah dibekali kompetensi (Skill, Knowledge dan Attitude) yang di buktikan dengan proses Sertifikasi Profesi oleh Lembaga Sertifikasi Profesi berlisensi BNSP. Lebih khusus disebutkannya, dalam kegiatan ini semua peserta menampilkan produk hasil pembelajaran, Talent Fair, Workshop, Bursa Kerja, Talkshow, Business Matching dan Lomba. Tidak ketinggalan performance bidang Seni Lokal dari Peserta Pameran.
“Kegiatan di Sampit ini diikuti oleh Politeknik Sampit, Politeknik Seruyan, Politeknik Negeri Banjarmasin, Politeknik Negeri Ketapang, Politeknik Negeri Tanah Laut, SMKN 2 Sampit, SMKN 3 Sampit, SMKN 4 Sampit, SMKN Bakti Mulya, SMKN Cemapaga, SMK Teknologi Kotawaringin, SMKN Mentaya Hilir Selatan, SMK Muhammadiyah, LPP Enter Pangkalanbun dan PKBM Harati,” sebutnya. Diketahui, selain banyak kegiatan positif dalam kegiatan ini juga banyak doorprize menarik yang disediakan sepanjang kegiatan.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post