SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor menginstruksikan Dinas Perhubungan (Dishub) setempat untuk segera memperbaiki lampu hias Terowongan Nur Mentaya (TNM) yang mati di Jalan Cilik Riwut Kecamatan Baamang, Sampit.
“Saya sudah minta Dishub memperbaiki dan malam ini agar bisa menyala, ” tegas Halikinnor, Sabtu 9 Desember 2023. Puluhan lampu hias yang kini menjadi ikon Kota Sampit itu tidak menyala. Itu dapat dilihat dari perempatan Wengga hingga ke bundaran Cilik Riwut lampu hias yang tak menyala ada di sisi kanan dan kiri.
Sedangkan lampu hias yang menuju ke bundaran Samekto rata-rata yang tidak menyala ada di sisi kanan, membuat minim penerangan di kawasan tersebut, karena hanya satu sisi saja yang diterangi lampu hias. Padahal sejauh ini TNM itu masih menjadi favorit warga Kota Sampit bahkan pengunjung dari luar daerah pada malam hari.
Selain menikmati kuliner yang ada di sepanjang jalan Cilik Riwut juga melihat keindahan lampu tersebut. Namun jika, lampu TNM banyak yang tidak menyala, maka keindahan itu tidak lagi nampak. “Berdasarkan laporan Dishub, matinya karena tersambar petir. Karena kita ketahui beberapa waktu lalu cuaca di Sampit cukup ekstrem. Tapi malam ini diupayakan menyala, ” imbuhnya.
Halikinnor juga meminta warga Sampit untuk turut menjaga dan memperhatikan lampu TNM yang mempercantik wajah Kota Sampit itu. “Saya minta masyarakat tolong jaga, jangan sampai masyarakat yang merusak karena itu kebanggaan kita. Dan ikon baru Kota Sampit ini dikenal secara nasional,” pungkasnya.
(dev/matakalteng)




















Discussion about this post