SAMPIT – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandar Udara H Asan Sampit mengeluarkan peringatan dini cuaca pada beberapa daerah di Kotim yang bisa berpotensi turun hujan dengan intensitas tinggi dan disertai angin kencang.
“Sejumlah wilayah ini sering berpotensi terjadi banjir, sehingga saat turun hujan lebat diharapkan masyarakat setempat waspada agar kiranya selalu memperhatikan kondisi lingkungan sekitar dan jangan lengah,”kata Kepala BMKG Bandar Udara H Asan Sampit, Musuhanaya, Jumat 1 Desember 2023.
Lanjutnya, berdasarkan informasi Citra Satelit cuaca HIMAWARI-8 Infra Red Enhanced pukul 10.00 WIB menunjukkan terdalat pertumbuhan awan signifikan di wilayah Kotim terutama di wilayah Kecamatan Antang Kalang, Mentaya hulu, Parenggean, Cempaga Hulu, Mentaya Hilir Selatan dan Mentaya Hilir Utara.
“Prakiraan Akumulasi Curah Hujan Kotim tanggal 1 Desember 2023 jam 07.00 WIB hingga tanggal 2 Desember 2023 jam 07.00 WIB berdasarkan Data Model Prediksi Cuaca Numerik berpotensi HUJAN RINGAN HINGGA SEDANG,”bebernya.
Sementara, berdasarkan peta prakiraan potensi banjir perdasarian untuk wilayah Kotim memang masih berpotensi menengah, rendah, aman dan tidak banjir. Namun khususnya di Kotim sudah ada beberapa wilayah yang masih potensi rendah.
“Sedangkan untuk titik panas sudah tidak terdeteksi lagi, beberapa wilayah masuk kategori aman dan beberapa masuk kategori tidak mudah terbakar,” jelasnya.
Terpisah, Kabid Kedaruratan Dan Logistik BPBD Kotim, Agus Mulyadi mengatakan, beberapa kecamatan yang setiap tahunya menjadi langganan banjir yakni Kecamatan Tualan Hulu, Mentaya Hulu, Cempaga Hulu, Kota Besi, Parenggean, Mentawa Baru Ketapang, Baamang dan Cempaga.
“Saat ini pemerintah sudah mulai menyalurkan bantuan untuk korban banjir, namun memang belum semua daerah tersalurkan lantaran masih banyak desa yang belum melaporkan data jumlah warga yang terdampak,”ujarnya.
(dia/matakalteng.com)




















Discussion about this post