SAMPIT – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mencatat, pada 2023 penderita Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) di Kabupaten setempat sebanyak 15.462 orang. Dari jumlah penderita itu, didominasi oleh penderita yang masih bayi lima tahun (Balita) dan berada di peringkat ke dua.
“Dari Januari-Agustus penderita ISPA di tempat kita ada 15.462 orang, ” kata Kepala Dinas Kesehatan Kotim, Umar Kaderi, Kamis 14 September 2023.
Meningkatnya kasus ISPA di Kotim terjadi sejak Agustus lalu dalam bulan tersebut tercatat ada 2.708 orang penderita. Peningkatan terjadi karena pada bulan itu kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) meningkat sehingga membuat udara tidak sehat.
Dari 15.462 orang penderita ISPA, sebanyak 7.489 katagori dewasa dan 4.424 merupakan balita. Sedangkan untuk katagori anak-anak sebanyak 2.639 orang dan manula hanya 910 orang.
Balita menjadi rentan terhadap ISPA, salah satunya karena sistem pertahanan tubuh mereka terhadap virus penyebab infeksi masih belum terbentuk.
“Kami imbau udara berasap akibat karhutla, kurangi aktivitas di luar rumah. Tidak hanya balita, ini juga untuk semua masyarakat Kotim karena yang kena ISPA juga tidak sedikit, jadi kalau keluar lebih baik mengenakan masker, ” imbaunya.
(dev/matakalteng.com)





















Discussion about this post