SAMPIT – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memberi penghargaan kepada sejumlah awak media baik dari media cetak, online maupun televisi yang ada di wilayah setempat.
Ketua KPU Kotim, Siti Fatonah Purnaningsih saat memberikan sambutan pada kegiatan silahturahmi bersama awak media dan juga Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kotim menyampaikan, pemberian penghargaan tersebut diberikan karena peran media sangat membantu dalam menyukseskan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 lalu.
“Peran media dalam menyukseskan Pilkada serentak yaitu Bupati dan Wakil Bupati Kotim serta Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng tahun 2020 kemarin sangat luar biasa terutama dalam memberikan informasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Apalagi pilkada kemarin berbeda dari sebelumnya, tahun ini kita dalam masa pandemi Covid-19, tapi semua berjalan dengan lancar dan sukses,” ujarnya, Senin 15 Juni 2021.
Selain itu diungkapkan juga bahwa partisipasi pemilih mengalami peningkatan dibandingkan pilkada tahun 2015. Dimana pada tahun 2020 lalu partisipasi hak pemilih untuk Bupati Kotim meningkat menjadi 65,20 persen dari 50,9 persen. Sedangkan untuk Gubernur, partisipasi pemilih dari 47 persen meningkat menjadi 65,70 persen.
“Peningkatan itu juga karena peran media. Namun kami juga tetap berupaya terus meningkatkan hak pemilih dimana masih ada sekitar 35 persen masyarakat yang belum memberikan hak pilihnya, dan itu tantangan kami untuk pilkada selanjutnya. Dan kami berharap media juga dapat memberikan perannya dalam mensukseskan pilkada selanjutnya,” tambahnya.
Ketua PWI Kotim, Adri Rizky Agustian yang juga turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa KPU Kotim merupakan salah satu lembaga yang terbuka kepada media. Sehingga media dapat memberikan informasi kepada masyarakat secara valid dan berimbang.
“KPU Kotim lembaga yang sangat terbuka kepada media. Dan jika ada permasalahan selalu dibahas bersama. Jika seluruh lembaga keterbukaan seperti KPU, maka media dapat menyampaikan informasi yang valid dan berimbang,” sampainya.
Ari sapaan akrabnya juga mengatakan pada saat pilkada PWI Kotim selalu menjaga netralitas atau tidak memiliki kaitan dengan calon kepala daerah. Namun diungkapkan pula bahwa setiap wartawan juga mempunyai hak politik untuk menentukan pilihannya.
“Harapan kami sinergitas yang terjalin dapat terus dijaga untuk mensukseskan pilkada kedepan,” tutupnya.
(dev/matakalteng.com)




















Discussion about this post