SAMPIT – Menjelang bulan Ramadan, harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar Sampit mulai merangkak naik, salah satu yang mengalami kenaikan yaitu cabai rawit.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperdagin) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Zulhaidir mengatakan, satu minggu sebelum Ramadhan pihaknya akan melakukan sidak ke pasar untuk mengecek ketersediaan barang dan juga harga.
“Satu minggu sebelum ramadhan kita akan mencek terkait keberadaan bahan pokok, nanti kita akan menghubungi beberapa distributornya berkaitan dengan kesiapan mereka, yakni barang apa saja yang ada dan juga berapa harganya,” ujarnya, Senin 29 Maret 2021.
Dikatakan Zulhaidir, biasanya akan ada lonjakan harga bahan pokok saat ramadhan sehingga hal ini harus diawasi untuk mengetahui apa penyebabnya.
Diketahui, sudah jadi semacam ajang tahunan kalau harga kebutuhan pokok alias sembako naik menjelang bulan Ramadan. Akibatnya, umat Muslim yang berpikir bisa banyak berhemat karena sedang puasa, tetap saja mengeluarkan jumlah yang sama untuk sahur dan berbuka. Bahkan di negara yang kaya akan petani dan hasil panen, harga bawang bisa melambung hingga Rp100 ribu saat Ramadan.
“Salah satu yang sudah mengalami kenaikan harga saat ini cabai rawit, namun hal ini tidak hanya Kotim saja yang mengalami namun daerah lain juga,” tegasnya.
Sesuai dengan perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang meminta Menteri Perdagangan M Lutfi mengantisipasi lonjakan harga bahan pokok menjelang bulan Ramadhan dan Lebaran. Jokowi mengingatkan, ketersediaan bahan pokok di daerah perlu dijaga agar harga stabil dan terjangkau oleh masyarakat. Hal ini, menurut presiden, perlu menjadi perhatian lantaran masyarakat masih dihadapkan pada pandemi Covid-19.
(dia/matakalteng.com)





















Discussion about this post