SAMPIT – Akses baru menuju bandar udara (Bandara) H Hasan Sampit, yang baru saja diresmikan oleh Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) H Supian Hadi ternyata memiliki alasan, selain untuk mengurangi kecelakaan yaitu agar tidak digunakan sebagai tempat kegiatan asusila.
“Kemarin waktu kita kerja bakti membersihkan jalan ini, kita temukan banyak kaleng lem untuk mabuk-mabuka dan alat kontrasepsi disini,” kata Bupati Kotim H Supian Hadi, Senin 1 Februari 2021.
Menurutnya dengan dibukanya jalan tersebut sebagai akses untuk menuju Bandara dapat mengurangi balap liar dan juga kegiatan asusila seperti ngelem dan yang lainnya. Lantaran kedepannya juga akan dibangun pos untuk pengamanan pada pintu masuk, seperti pada akses yang sebelumnya.
“Jalan ini biasanya digunakan untuk balapan liar dan dengan ini dapat mengurangi itu,” tambahnya. Sementara itu, untuk pengoperasian rencananya akan mulai dilakukan besok. Sedangkanu ntuk akses masuk ke bandara sebelumnya yaitu yang berada di Jalan Samekto, akan ditutup.
Dan diperuntukkan untuk staf serta kebutuhan mendesak lainnya. Sedangkan untuk pembangunan pos dan juga gerbang masuk di bandara tersebut. Masih menunggu pembangunan dari pemerintah daerah. Namun perencanaan sudah dilaksanakan.
(dev/matakalteng.com)





















Discussion about this post