• Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
Selasa, 9 Juni 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Mata Kalteng
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
Mata Kalteng
  • News
  • Daerah
  • Legislatif
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom

Beranda » Kotim Termasuk Daerah Rawan Pertumbuhan Awan Cumulonimbus

Kotim Termasuk Daerah Rawan Pertumbuhan Awan Cumulonimbus

Kamis, 21 Januari 2021
in Kotawaringin Timur
A A
FOTO : DIAN TARESA/MATA KALTENG - Kepala Teknis Perasional Keamanan dan Pelayanan Darurat Bandara H Asan Sampit, Harianto

FOTO : DIAN TARESA/MATA KALTENG - Kepala Teknis Perasional Keamanan dan Pelayanan Darurat Bandara H Asan Sampit, Harianto

Share on FacebookShare on Twitter

Baca juga berita lainnya

Kotim Kekurangan Ratusan Relawan Damkar, Disdamkarmat Target Bentuk REDKAR di Seluruh Kecamatan

Peresmian REDKAR Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kebakaran di Kotim

Pancasila dan Data Ekonomi Jadi Fondasi Membangun Kotim yang Lebih Maju

Turnamen Mandiri Jadi Panggung Pembinaan Pemain Muda dan Penggerak Ekonomi Warga

SAMPIT – Belum lama ini Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisikan (BMKG) mengumumkan bahwa Kalimantan Tengah (Kalteng) termasuk daerah rawan tumbuh awan Cumulonimbus (CB) yaitu awan berbahaya bagi penerbangan.

Kepala Teknis Operasional Keamanan dan Pelayanan Darurat Bandara H Asan Sampit Harianto mengatakan, awan ini memiliki sifat berada di ketinggian rendah dengan gumpalan sangat besar dan umumnya berwarna gelap.
“Awan CB dianggap berbahaya karena mengandung arus listrik disertai golakan udara sangat dahsyat. Di dalam awannya sendiri dapat terjadi badai yang sangat hebat,” bebernya, Kamis 21 Januari 2021.
Lanjutnya, kebanyakan pilot penerbangan memilih untuk menghindari awan tersebut atau menaikkan ketinggian. Karena meski ada model pesawat yang bisa menembus awan tersebut, namun demi keselamatan penumpang lebih baik menghindari awan tersebut untuk berjaga-jaga.
“Tapi tetap melihat trafic, karena bukan cuma satu pesawat yang memakai jalur penerbangan tersebut,” ujarnya.
Kebanyakan jenis pesawat yang terbang ke Kotim yakni Boing 737 500 dan HTR 72 600. Dimana keamanan pesawat tidak berpengaruh pada pesawat baru ataupun tidak.
“Buktinya ada pesawat baru yang terbang dan sudah jatuh. Karena pesawat ini di desain 45 tahun batas ketahanan rangkanya,” ujarnya.
Di Kotim sendiri belum pernah ada gangguan dari awan CB. Penundaan penerbangan memang pernah ada, namun penundaan belum pernah terjadi karena awan CB. Karena di Kotim kalaupun ada CB tidak setebal awan CB yang dibawahnya ada lautan.
“Kebanyakan karena masalah teknis, di Januari ini ada penundaan penerbangan hanya satu kali. Pertama karena spare part sulit dicari. Kedua karena cuaca ekstrem sejak 2020. Sehingga pihak pilot juga tidak mau mengambil resiko,” bebernya.
Lebih lanjut dijelaskannya, saat take off dan landing pesawat adalah masa kritis, karena daya cepat dan beratnya paling maksimal. Kalau hujan deras tidak masalah, asal jarak pandang masih bisa terlihat dan napigasi masih bisa, namun kalau awan dihindari.
“Penundaan penerbangan di Januari sempat terjadi, dimana pesawatnya kembali ke Surabaya lagi karena cuaca gelap,” demikiannya.

Sementara itu, prakirawan Badan BMKG Bandar Udara H Asan Sampit Ferry Oktarisa juga menjelaskan bahwa Kotim termasuk daerah rawan pertumbuhan awan Cumulonimbus.
“Awan CB berpotensi tumbuh di Kotim karena terdapat belokan angin dan konvergensi yang memicu pertumbuhan awan tersebut,” sebut Ferry, Kamis 21 Januari 2021.
Awan ini dapat berbahaya untuk penerbangan. Tetapi untuk di setiap penerbangan pihak BMKG selalu memberikan update cuaca dan berkoordinasi dengan pihak airnav untuk keperluan take off dan landing pesawat, agar dapat mempertimbangan keselamatan penerbangan.
“Apabila cuaca buruk kemungkinan penerbangan tertunda, lamanya tertunda penerbangan sekitar 30 menit hingga 1 jam menunggu cuaca membaik,” ujarnya.
Sedangkan untuk pelayaran sebutnya, apabila terdapat awan CB juga dapat menimbulkan cuaca buruk seperti hujan lebat dan angin kencang.
“Tapi untuk pelayaran lebih waspada pada tinggi gelombang yang selalu kita update informasinya setiap hari,” tegasnya.
Kemudian untuk tingkat potensi banjir menengah pada Januari 2021 di Kotim ink berpotensi terjadi di Kecamatan Antang kalang, Cempaga Hulu,Telaga Antang dan Tualan Hulu.
(dia/matakalteng.com)
Share1Tweet1SendShareShareSendScan
ad-space
Previous Post

PBS Diminta Laporkan CSR ke Pemda

Next Post

Dibaca, Obat Dexamethason Ternyata Dipakai untuk Terapi Covid-19

Berita Terkait

Kotawaringin Timur

Kotim Kekurangan Ratusan Relawan Damkar, Disdamkarmat Target Bentuk REDKAR di Seluruh Kecamatan

Senin, 1 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Peresmian REDKAR Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kebakaran di Kotim

Senin, 1 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Pancasila dan Data Ekonomi Jadi Fondasi Membangun Kotim yang Lebih Maju

Senin, 1 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Turnamen Mandiri Jadi Panggung Pembinaan Pemain Muda dan Penggerak Ekonomi Warga

Minggu, 31 Mei 2026
Kotawaringin Timur

Tantangan Era Digital Jadi Sorotan, Pesantren Dinilai Benteng Pembentukan Karakter Generasi Muda

Sabtu, 30 Mei 2026
Kotawaringin Timur

Raih WTP Ke-12 Beruntun, Bukti Komitmen Pemkab Kotim Kelola Keuangan Secara Transparan

Jumat, 29 Mei 2026
Load More
Next Post

Dibaca, Obat Dexamethason Ternyata Dipakai untuk Terapi Covid-19

Sepanjang Tahun 2020 BPJS Ketenagakerjaan Sampit Bayarkan Klaim Rp 118 Miliar

Besok Penandatanganan Kerjasama Pembangunan Infrastruktur Antar Desa di Kotim

Koordinasi Antar Lembaga, DPRD Pulpis Kunjungi DPRD Kalteng

Warga Kereng Pangi Tewas Kesetrum

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

Polda Kalteng Ungkap 121 Kasus Kejahatan Jalanan Selama 2026, 233 Tersangka Berhasil Diamankan

Sabtu, 30 Mei 2026

Raih WTP Ke-12 Beruntun, Bukti Komitmen Pemkab Kotim Kelola Keuangan Secara Transparan

Jumat, 29 Mei 2026

Gubernur Kalteng Lantik Sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Selasa, 26 Mei 2026

Damkar Kotim Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran di Gang Mutiara, Dugaan Sementara Korsleting Listrik

Sabtu, 23 Mei 2026

Kapasitas Pesawat Tetap Full 180 Penumpang, Super Air Jet Kurangi Bagasi Gratis

Selasa, 19 Mei 2026

Drainase Tersumbat dan Kesadaran Warga Jadi Sorotan di Tengah Banjir Perkotaan Kotim

Selasa, 19 Mei 2026

  • Hakim Nyatakan Penangkapan Tidak Sah, Rudiyanto Resmi Bebas dari Tahanan

    12225 shares
    Share 4890 Tweet 3056
  • TPP Bukan Hak bagi ASN

    5948 shares
    Share 2379 Tweet 1487
  • Ini Jadwal Libur Siswa saat Bulan Ramadhan

    4268 shares
    Share 1707 Tweet 1067
  • 317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

    3798 shares
    Share 1519 Tweet 950
  • Satgas PKH Dari Jakarta Akan Mendarat di Sampit, Tinjau Penyitaan Lahan Perusahaan Nakal

    3617 shares
    Share 1447 Tweet 904
  • Kunjungi Kalteng, Kasum TNI Pantau Langsung Penyitaan Lahan Satgas Garuda di Kotim

    2782 shares
    Share 1113 Tweet 696
  • PT HMBP dan Polda Kalteng Didenda Rp 335 Juta

    2363 shares
    Share 945 Tweet 591
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK.
TENTANG KAMI  |  PEDOMAN  |  DISCLAIMER
KEBIJAKAN PRIVASI  |  KONTAK
© 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PT RAJA DIGITAL MEDIA
JL. BUMI RAYA I, PERUM.ZAHRANA, RT.01/RW.01
KEL. BAAMANG BARAT, KEC. BAAMANG
SAMPIT, KOTAWARINGIN TIMUR, KALIMANTAN TENGAH
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini

COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK