SAMPIT – Meski Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) saat ini masih dengan curah hujan yang terbilang tinggi, namun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim telah melakukan berbagai upaya untuk meantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Upaya yang dilakukan diantaranya telah mendirikan berbagai posko karhutla. “Mengantisipasi karhutla, kita sudah mendirikan posko,” terang Yephi Hartadi selaku Kepala Bidang Keadaulatan dan Logistik BPBD Kotim, Selasa 14 Juli 2020.
Selain mendirikan posko di Kantor BPBD, pihaknya juga mendirikan Pos Lapangan (Poslap) ditujuh titik yang dianggap rawan, Seperti Ketapang, Baamang, Kota Besi, Bagendang, Samuda, Parenggean dan Ujung Pandaran. “Kita juga mendirikan Poslap ditujuh titik yang kita anggap rawan,” jelas Yephi.
Agar karhutla seperti tahun kemarin tidak terulang kembali, kali ini tim BPBD terjun langsung kelapangan untuk memberikan sosialisasi kepada warga dan memantau langsung ketersediaan air disetiap daerah yang dianggap rawan tersebut.
“Kali ini sedikit berbeda dengan tahun kemarin, sekarang tim BPBD terjun langsung kelapangan,” tambahnya. Upaya pencegahan karhutla dilakukan sejak dini agar setiap daerah lebih siap jika sewaktu-waktu terjadi karhutla dan menjaga lahan yang belum terbakar agar tidak terbakar.
(dev/matakalteng.com)





















Discussion about this post