SAMPIT – Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur sudah mulai melakukan tes skrining Antobodi hari ini.
Tes yang dibuka pukul 08.00 WIB pagi ini, 120 orang yang telah terdaftar dan 60 orang telah dilakukan tes.
“Tes Skrining Antobodi yang dimulai pada pagi ini sudah terdaftar sebanyak 120 orang. 60 orang telah dilakukan skrining,” ungkap Ketua UTD PMI Sampit, dr.Yuendri Irawanto, Senin 13 Juli 2020.
Tes Skrining Antobodi yang dilakukan oleh pihak UTD PMI Sampit ini dinilai sangat membatu bagi masyarakat, karena tarif yang tidak begitu mahal.
“Tes yang digelar oleh PMI ini sangat membantu, karena murah. Kalau tes diluar sekitar Rp 450 ribu mahal sekali,” ujar Suhad Suhendra salah satu warga yang ingin melakukan tes.
Kebanyakan warga melakukan tes ini selain untuk mengetahui kesehatannya terhadap Covid-19, juga sebagai syarat untuk melakukan berpergian keluar daerah. “Saya mau ke Banjarnegara, Jawa Tengah, syaratnya harus membawa hasil tes kesehatan Covid-19 itu. Kalau tidak ada itu tidak bisa kesana,” kata Suhendra.
(dev/matakalteng.com)





















Discussion about this post