SAMPIT – Seperti yang diketahui, vendor weding saat ini telah menjadi sebuah bisnis menjanjikan. Bahkan sangat sulit mati, asalkan memiliki kreatifitas, guna memenuhi keinginan dan kepuasan pelanggan yang hendak melangsungkan pernikahan.
Seperti kegiatan Wedding Expo 2019 yang dilaksanakan para kreator weding di Citimall Sampit, Jumat 20 Desember 2019 malam. Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kotim Alfisah mengatakan, wedding expo dianggap menjadi salah satu moment untuk penggerak ekonomi kreatif di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Karena bisnis ini sangat menjanjikan hingga menjadi sebuah kebutuhan ditengah masyarakat. “Weding Expo ini tentu menjadi penggerak ekonomi kreatif di Sampit. Karena vendor weding sangat dibutuhkan bagi pasangan yang ingin menikah. Dan bisnis ini sudah menjadi kebutuhan ditengah masyarakat,” ujarnya.
Bisnis vendor sendiri tidak hanya menjadi sebuah pekerjaan bagi pemiliknya. Namun bisnis ini juga bisa membuat lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat. Sehingga sangat mendukung pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran di Kotim.
“Beginilah ekonomi kreatif yang harus dilakukan. Karena bukan hanya menjadikan pekerjaan untuk diri sendiri, namun juga membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain,” terang Alfisah.
Sementara, dirinya berharap agar kedepan Weding Expo bisa figelar lebih meriah lagi. Dengan menggandeng UMKM di Kotim ini. Selain itu, gaun yang ditampilkan juga bernuansa budaya asli Kotim. Sehingga selain elegan digunakan sebagai pakaian pengantin, juga menjadi wadah untuk melestarikan budaya daerah.
(raf/matakalteng.com)
















Discussion about this post