PANGKALAN BUN – Bupati Kotawaringin Barat Hj Nurhidayah menghadiri penutupan Festival Keriang Keriut yang dilaksanakan di jembatan kuning, tepi sungai Arut, Kelurahan Raja Seberang, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Minggu 23 Maret 2025.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut tokoh masyarakat Kotawaringin Barat HM Ruslan AS, Plt Kadispar Edie Faganti, Camat Arsel Indra Wardana serta lurah di wilayah Arsel dan masyarakat Pangkalan Bun yang memadati sekitar berlangsungnya acara.
Festival Keriang Keriut yang menjadi agenda tahunan di bulan Ramadan itu senantiasa dipenuhi oleh masyarakat sejak di buka pada 21 Maret 2025 lalu. Bupati Kotawaringin Barat Hj Nurhidayah berkesempatan menutup festival Keriang Keriut sekaligus membagikan hadiah yang telah disiapkan untuk para pemenang.
Festival yang digelar selama tiga hari ini, menyuguhkan berbagai rangkaian acara yang menarik dan memikat perhatian warga serta pengunjung. Mulai dari pertunjukan seni budaya, lomba-lomba tradisional, hingga bazar yang menyajikan produk lokal. Berbagai kegiatan tersebut menjadi wadah untuk memperkenalkan kebudayaan dan potensi daerah Kelurahan Raja Seberang kepada masyarakat luas.
Puncak acara penutupan semakin meriah dengan hadirnya kelotok hias yang dihias dengan lampu-lampu cantik yang memukau, menyusuri sungai Arut. Tak hanya itu, kemeriahan acara juga semakin terasa dengan penampilan kembang api yang menyinari langit malam, menambah semarak suasana dan meninggalkan kesan mendalam bagi semua yang hadir.
Bupati Kobar, Hj Nurhidayah, dalam sambutannya, menyampaikan rasa bangga atas terselenggaranya Festival Keriang Keriut yang sukses tahun ini. “Saya sangat mengapresiasi semangat warga dan panitia yang telah bekerja keras untuk menyelenggarakan festival ini,” ujar Bupati.
Semoga acara ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga mempererat kebersamaan dan mempromosikan potensi wisata di Kelurahan Raja Seberang,” tutupnya. Selain itu, Plt Kadis Pariwisata, Edie Paganti, juga menyampaikan harapannya agar festival ini menjadi agenda tahunan yang semakin berkembang, serta dapat menarik lebih banyak pengunjung dan wisatawan ke Kabupaten Kotawaringin Barat.
“Dengan berakhirnya Festival Keriang Keriut 2025, diharapkan kegiatan serupa dapat terus digelar dan semakin memajukan sektor pariwisata serta kebudayaan di daerah ini, sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat,” pungkasnya.
(lih/matakalteng)






















Discussion about this post