KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten Kapuas berkomitmen dalam pelaksanaan Program Quick Win Kemendukbangga, dengan tujuan mempercepat pencapaian pembangunan keluarga berkualitas dan penurunan Stunting di wilayah setempat. Dukungan itu langsung disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Seksa) Kapuas, Drs. Septedy, M.Si pada acara Audiensi bersama Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah, Dr. Sunarto, SKM, MAdm, KP, Jumat 21 Maret 2025 bertempat di ruang rapat Setda setempat.
Dalam Audiensi tersebut turut dihadiri Kepala Dinas P3APPKB Kabupaten Kapuas, dr. Tri Setyautami, MPHM, beserta jajaran, sebagai bentuk sinergi lintas sektor untuk memperkuat peran pemerintah daerah dalam mendukung lima program strategis nasional, yakni Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) Melibatkan pihak swasta, media, individu, BUMN/BUMD untuk menjadi orangtua asuh bagi keluarga berisiko stunting.
Bantuan yang diberikan dapat berupa makanan bergizi, edukasi kesehatan, sanitasi, maupun air minum layak. Genting tidak menggunakan dana APBD, melainkan berbasis kolaborasi dan partisipasi sosial. Tamasya (Taman Asuh Sayang Anak) Program peningkatan kualitas Tempat Penitipan Anak (TPA) dengan memastikan keaktifan dan standarisasi sesuai regulasi, termasuk ketersediaan tenaga profesional seperti Spesialis Anak dan Psikolog.
GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia) Menjawab tantangan fenomena fatherless di Indonesia, GATI mendorong hadirnya figur ayah teladan dalam pengasuhan anak dan remaja sebagai upaya preventif terhadap permasalahan sosial generasi muda. Sidaya (Lanjut Usia Berdaya) Bertujuan menguatkan peran lansia dalam komunitas dan keluarga melalui optimalisasi kegiatan di Posyandu Lansia, Sekolah Lansia, serta komunitas lansia yang telah ada di Kapuas.
AI Super Apps Sebuah aplikasi digital cerdas yang menyediakan informasi lengkap tentang program Bangga Kencana dan Stunting, sehingga masyarakat lebih mudah mengakses layanan dan edukasi. Dalam arahan Kepala Perwakilan BKKBN menyampaikan bahwa pelaksanaan program Quick Win di daerah memerlukan dukungan penuh pemerintah kabupaten, baik dari sisi regulasi, fasilitas, maupun koordinasi dengan lintas sektor dan mitra pembangunan.
Sekretaris Daerah menyambut baik lima program Quick Win tersebut, terutama Program Genting yang dinilai sangat potensial melibatkan sektor swasta dan berbagai elemen masyarakat tanpa membebani anggaran daerah.
“Untuk optimalisasi Program Genting, saya menyarankan agar BKKBN/Kemendukbangga menjalin koordinasi lebih lanjut dengan Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Kehutanan. Hal ini penting agar pemerintah daerah dapat lebih leluasa dan efektif berperan sebagai Tim Pengendali Program Genting, dan juga agar dukungan CSR dari perusahaan perkebunan dapat dikoordinasikan secara maksimal,” jelas Septedy.
Audiensi ini menjadi langkah awal yang strategis bagi Kabupaten Kapuas dalam menyelaraskan program nasional dengan konteks dan potensi lokal. Sinergi lintas kementerian, pemerintah daerah, dan sektor non-pemerintah diharapkan dapat memperkuat dampak implementasi Quick Win demi keluarga Indonesia yang lebih sehat dan sejahtera.
(gia/matakalteng)






















Discussion about this post