KUALA KAPUAS – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas melantik Pengurus Saka Widya Budaya Bakti (SWBB) Dr H Suwarno Muriyat S.Ag M.Pd, pada upacara pembukaan perkemahan Sabtu-Minggu atau Persami, Sabtu (15/2) sore di Lapangan Tembak Batalyon Kuala Kapuas.
“Kepengurusan Saka Widya Budaya Bakti telah terbentuk dan resmi dilantik, dan merekalah yang mengemban tujuh Krida yang nantinya diimplementasi kepada generasi muda yang berkwalitas dan tangguh sejak usia dini,” katanya, Minggu 16 Februari 2020.
H Suwarno Muriyat menyampaikan sambutan tertulis Bupati Kapuas Ir Ben Brahim S Bahat. Bupati katanya memberikan apresiasi yang tinggi atas pembentukan dan pelantikan Mabisaka serta pengurus Saka Widya Budaya Bakti dibawah binaan Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas.
Dengan harapan Mabisaka, Pimpinan, Pamong dan Instruktur SWBB mampu mengimplementasikan ketujuh Krida agar para pemuda yang tergabung dalam SWBB menjadi kader-kader bangsa yang handal untuk membangun dirinya sendiri dan bersama masyarakat membangun Bangsa dan Negara.
Ia juga menjelaskan, SWBB dibentuk oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan bekerjasam sama dengan Kwartir Nasional pada tahun 2013, kemudian pada tahun 2020 Kapuas memulai keberadaan SWBB dan menjadi Saka ke 13 dari saka yang sudah dibentuk, diantaranya dari Saka Bhayangkara dan Bhakti Husada.
“Saka Widya Budaya Bakti memiliki perbedaan dengan saka yang lain. Tujuh krida yang membuatnya berbeda dengan yang lain dimana anak Penegak dan Pandega kami memberikan Ilmu terkait kecakatan,” jelas Dr H Suwarno.
Adapun kecakatan yang dipelajari contohnya membuat kue, kerajinan dan masih banyak lagi keterampilan yang dimiliki, namun tetap bekerjasama dengan pusat berlajar masyarakat. Kemudian kecakapan bagaimana pengelolaan sistem belajar terkait Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
“Dengan membentuk kepedulian terhadap perkembangan anak usia dini, serta masih ada krida yang baik itu perfilman, budaya dan pelestarian cagar budaya, sehingga dapat mendorong anak-anak di Kabupaten Kapuas memiliki Ilmu pengetahuan dan ketrampilannya,” ucapnya.
Ia pun berharap dengan kehadiran SWBB ini, anak muda Kapuas menjadi kader-kader yang handal karena SWBB memiliki tiga target yang diemban, diantaranya membantu Disdik dalam orientasi kepada kepala sekolah agar berperan mengembangkan pramuka di sekolah terutama dalam mejadikan anak muda yang handal.
Lebih lanjut, ia juga menerangkan nanti pada saat hari Pendidikan SWBB bisa membuat suatu kreasi tarian baru hasil karya sendiri dan sebagai pembantu masyarakat Dinas Pendidikan dan Pemerintah Daerah dalam penyerlenggaraan Pendidikan dan Kebudayaan.
“Saya berharap Saka Widya Budaya Bakti dapat berperan aktif membantu sekolah galakan gerekan Pramuka, kemudian ada tampilan tarian kreasi garapan sendiri pada saat launching program Kapuas Cerdas,” pungkasnya.
(gia/matakalteng.com)






















Discussion about this post