KUALA KURUN – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gumas melaksanakan sosialisasi dan pendampingan dalam aplikasi srikandi versi 3, yang diikuti oleh seluruh camat dan lurah.
“Sosialisasi itu untuk meningkatkan sistem kerja pemerintahan yang transparan dan akuntabel dalam penyediaan informasi yang autentik dan terpercaya,” kata Asisten III Setda Letus Guntur, Selasa, 13 Mei 2025.
Sosialisasi itu menggandeng diskominfosantik setempat, yang bersinergi mewujudkan pengelolaan arsip handal dan terjamin keselamatan maupun keamanan arsip daerah.
“Kami ingin meningkatkan kualitas pelayanan publik dan tingkatkan kesadaran semua elemen birokrasi pemkab terhadap pengelolaan arsip,” tegasnya.
Dia juga meminta komitmen seluruh camat dan lurah untuk melakukan penanganan, penataan, pemeliharaan dan penyusutan terhadap arsip yang tercipta sesuai prosedur, untuk mendapatkan sumber daya kearsipan yang profesional dan berintegritas, dalam menjalankan SPBE.
“Penggunaan aplikasi srikandi harus ditingkatkan secara maksimal dan optimal, untuk mendapatkan efisiensi waktu dan tenaga, secara khusus sebagai upaya penghematan biaya ATK,” terangnya.
Terpisah, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gumas Maria Efianti menyampaikan, sosialisasi dan pendampingan aplikasi Srikandi versi 3 terbagi menjadi tiga zona, yakni pada 6-7 Mei untuk Kecamatan Kurun, Mihing Raya, Sepang, Kelurahan Kuala Kurun, Tampang Tumbang Anjir, Kampuri dan Sepang.
Selanjutnya pada 8-9 Mei untuk Kecamatan Rungan, Kahayan Hulu Utara, Damang Batu, Miri Manasa, Kelurahan Jakatan Raya, Tumbang Miri, Tumbang Marikoi dan Tumbang Napoi.
Kemudian 14-15 Mei untuk Kecamatan Manuhing, Manuhing Raya, Rungan Hulu, Rungan Barat, Kelurahan Tumbang Rahuyan, Tumbang Talaken, Rabambang dan Tehang.
(sid/matakalteng)






















Discussion about this post