KUALA KURUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gumas melalui disdikpora setempat melaksanakan sosialisasi peningkatan kapasitas penyelenggara layanan pendidikan anak usia dini holistik integratif (PAUD HI) tahun 2024.
“Layanan PAUD HI merupakan penanganan secara utuh yang mencakup layanan gizi dan kesehatan, pendidikan, pengasuhan dan perlindungan, untuk optimalkan semua aspek perkembangan anak yang dilakukan terpadu oleh pemangku kepentingan,” kata Bunda PAUD Kabupaten Gumas Shella Herson B Aden, Minggu 15 September 2024.
PAUD HI bertujuan untuk terwujud anak yang sehat, cerdas, ceria, dan berakhlak mulia, serta terpenuhi kebutuhan esensial anak usia dini, yakni kesehatan dan gizi, rangsangan pendidikan, pembinaan moral, dan pengasuhan, sehingga anak dapat tumbuh berkembang secara optimal sesuai kelompok umur.
“PAUD HI juga akan melindungi anak dari berbagai bentuk kekerasan, penelantaran, perlakuan yang salah, dan eksploitasi,” terang Shella yang juga menjadi narasumber kegiatan.
Untuk pengendalian mutu penyelenggaraan PAUD HI berupa kegiatan monitoring, supervisi, evaluasi, pelaporan dan tindak lanjut yang dilakukan untuk memperbaiki kekurangan, menjaga konsistensi dalam penyelenggaraan serta menjadi PAUD percontohan.
“Di PAUD HI, perlu keterpaduan kegiatan bermain dan permainan yakni dengan kreasi menggunakan objek, cerita bersambung, permainan drama kreatif, gerakan kreatif dan pertanyaan kreatif,” jelasnya.
Terpisah, Perwakilan dari BPMP Provinsi Kalteng Ety Ariani menilai PAUD berkualitas merupakan yang mempunyai lingkungan belajar yang aman, nyaman dan mampu memfasilitasi agar anak berkembang dengan utuh.
“PAUD berkualitas ditentukan dari kualitas layanan, bukan kondisi sarana prasarana serta kelengkapan fasilitas. Kami ingin memastikan lingkungan belajar satuan PAUD aman dan nyaman bagi peserta didik,” tandasnya.
(sid/matakalteng)






















Discussion about this post