KUALA KURUN – Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Gumas menggelar bakti sosial berupa pemeriksaan dan pengobatan gratis untuk masyarakat umum dan pemberian makanan tambahan (PMT) kepada balita dengan gangguan gizi, di Desa Tumbang Pajangei, Kecamatan Tewah. Ini dalam rangka memperingati Hari Kartini ke-144 tahun 2023.
“Bakti sosial ini untuk membantu masyarakat yang mengalami sakit dan gejala sakit untuk mendapat pelayanan pemeriksaan dan pengobatan dari dokter langsung, serta PMT untuk balita dengan gangguan gizi,” kata Wakil Bupati yang juga Ketua GOW Gumas Efrensia LP Umbing, Rabu, 10 Mei 2023.
Dia menuturkan, bakti sosial seperti ini tidak akan berhenti sampai disini saja tapi akan terus berlanjut, dan diharapkan dapat bersinergi dan bekerjasama dengan organisasi wanita lain maupun pihak terkait, untuk melakukan hal serupa yang langsung menyentuh kepada masyarakat.
“Kami mengajak semua pihak khususnya organisasi wanita maupun organisasi kemasyarakatan lainnya, agar berperan aktif menjadi contoh penerapan budaya hidup bersih dan sehat di lingkungannya masing-masing,” terangnya.
Selain itu, bakti sosial itu juga sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam percepatan penurunan stunting melalui intervensi pemberian PMT, dengan tujuan untuk meningkatkan status gizi anak dan mencukupi kebutuhan gizi anak, sehingga diharapkan akan tercapai status dan kondisi gizi yang baik sesuai umur anak tersebut.
Terpisah, Sekretaris Dinas Kesehatan yang juga Ketua Panitia Rina Sari mengakui, bakti sosial ini bertujuan untuk membantu masyarakat mendapat pemeriksaan dan pengobatan gratis dari dokter dan meringankan beban pasien, serta pemberian bantuan PMT untuk balita dengan gangguan gizi dalam mendukung program pemerintah, yakni percepatan penurunan stunting.
“Pelaksanaan bakti sosial pengobatan gratis dilayani oleh dokter RSUD Kuala Kurun dan dinas kesehatan, yakni dr Rina Sari dan dr Ikke Rosela. Sedangkan PMT untuk balita dengan gangguan gizi sebanyak 30 orang/paket,” tukasnya.
(sid/matakalteng.com)






















Discussion about this post