KUALA KURUN – Dinas Transmigrasi, Tenaga Kerja, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Distranakerkop) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) telah mendata ratusan pelaku UKM yang terdampak virus corona atau covid-19, agar mereka menerima bantuan pemerintah.
”Total ada 154 orang pedagang yang sudah kita data, agar mendapat bantuan atau kompensasi dari pemerintah. Mereka merupakan salah satu korban yang paling terdampak atas merebaknya covid-19,” ucap Plt Kepala Distranakerkop dan UKM Kabupaten Gumas Sudin, Minggu 12 April 2020.
Dia mengatakan, para pelaku UKM tersebut merupakan kumpulan pedagang yang berasal dari pasar revitalisasi di Desa Taringin Kecamatan Manuhing, Desa Rabambang Kecamatan Rungan Barat, Desa Tumbang Empas Kecamatan Mihing Raya, dan pedagang shelter Taman Kota Kuala Kurun.
”Memang sampai saat ini, belum ada pedagang yang menyampaikan keluhan atau laporan secara lisan maupun tertulis, terkait kerugian usahanya selama wabah Covid-19,” ujarnya.
Adapun pelaku UKM yang diusulkan menerima bantuan tersebut merupakan golongan pedagang dengan omzet dibawah Rp 50 juta per tahun, dan usaha yang terpaksa tutup lantaran pandemi Covid-19.
”Kerugian yang dialami itu sudah pasti, contoh pedagang makanan di Shelter Taman Kota Kuala Kurun yang terpantau banyak tutup. Jika buka, maka pendapatan dalam sehari mampu meraup omzet sekitar Rp 300 ribu. Padahal sebelumnya mereka bisa dapat Rp 1 jutaan,” tukasnya.
(sid/matakalteng.com)






















Discussion about this post