KUALA KURUN – Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya S Monong melantik ratusan pejabat, baik itu eselon II, III dan IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat, Kamis 9 Januari 2020 malam. Pelantikan yang dilakukan tengah malam tersebut telah melalui proses dan aturan yang berlaku. Salah satunya persetujuan dari komisi Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Pelantikan pejabat merupakan hal yang biasa. Bisa dilakukan pagi, siang, dan malam. Tidak ada yang aneh dengan pelantikan ini, tidak ada yang ditutup-tutupi. Jadi jangan berfikir negatif dengan pelantikan yang dilakukan,” ucap Jaya, Jumat 10 Januari 2020.
Pelantikan yang dilakukan tersebut, kata dia, merupakan tahap pertama, dan akan ada pelantikan tahap kedua. Untuk pelantikan tahap kedua, ditunggu saja. Pejabat eselon II yang dilantik, yakni Makmur Ginting yang sebelumnya Staf Ahli Bidang Umum, Politik dan Pemerintahan, saat ini menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM.
Lurand yang sebelumnya Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Daerah, menjadi Asisten Bidang Pemerintahan. Untung Dugan yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, menjadi Asisten Administrasi.
Kemudian, Yemmie yang sebelumnya Kepala Dinas Perhubungan menjadi Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan. Hansli Gonak sebelumnya Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah, menjadi Staf Ahli Bidang Umum, Politik, dan Pemerintahan.
Yulius Agau yang sebelumnya Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa menjadi Sekretaris DPRD. Agung sebelumnya Asisten Administrasi Umum dilantik menjadi Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga. Selanjutnya, Kepala Dinas Kesehatan tetap dijabat Maria Efianti.
Salampak Haris sebelumnya Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM menjadi Kepala Satuan Pamong Praja. Rody Aristo Robinson yang sebelumnya Kepala Dinas Kehutanan dan Pertanahan menjadi Kepala Dinas Pertanian. Yohanes Tuah yang sebelumnya Asisten Perekonomian menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan, dan Perhubungan.
Lalu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil tetap dijabat oleh Barthel. Yulianus Umar yang sebelumnya Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menjadi Kepala DPMD. Isaskar yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, menjadi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Kemudian, Aga tetap menjadi Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Edwin Yustian sebelumnya Kepala Satuan Polisi Pamong Praja menjadi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Letus Guntur sebelumnya Kepala Dinas Transmigrasi, Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM menjadi Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan.
Luis Eveli sebelumnya Inspektur Inspektorat menjadi Kepala Disperindag. Lalu, HM Rusdi yang sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menjadi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, serta Champili sebelumnya Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) menjadi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah.
“Untuk jabatan yang tidak disebut artinya masih kosong, namun targetnya segera dilakukan pelantikan. Tidak terlalu lama, karena kami juga ingin cepat dan anggaran bisa berjalan. Semua demi Kabupaten Gumas,” tegasnya.
Berdasarkan nomenklatur baru, masih ada jabatan eselon II yang kosong, yakni Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, Persandian dan Statistik, Kepala DPU, Kepala Distransnakerkop dan UKM, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.
Kemudian Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan, Kepala Badan Pendapatan Daerah, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, Inspektorat, serta Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunaan.
(sid/matakalteng.com)






















Discussion about this post