TAMIANG LAYANG – Guna menstabilkan harga minyak goreng (Migor) di Bumi Jari Janang Kalalawah, Pemerintah Kabupaten Barito Timur melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Barito Timur akan melakukan operasi pasar minyak goreng.
Operasi pasar dilakukan setelah Disdagkop & UKM mendapat minyak goreng sebanyak 200 kardus dari Perum Bulog Buntok, Kamis 10 Maret 2022 lalu. Rencananya operasi pasar minyak goreng ini akan dilaksanakan di tiga kecamatan selama tiga hari berturut-turut.
Plt. Kadis Perdagangan, Koperasi dan UKM Barito Timur Kariato, SE melalui pers rilisnya menjelaskan, operasi pasar yang akan dilakukan merupakan operasi tahap I. Ada empat pasar di 3 kecamatan yang menjadi tujuan yakni Kecamatan Dusun Timur, Awang dan Kecamatan Dusun Tengah.
“Masing-masing pasar akan mendapatkan jatah 50 kardus dan setiap kardus berisi minyak goreng kemasan sederhana sebanyak 12 liter. Artinya tahap I ini Barito Timur mendapatkan alokasi minyak goreng 2.400 liter,” terangnya, Sabtu 12 Maret 2022.
Dijelaskan, untuk setiap orang dibatasi maksimal pembelian 2 liter karena menyesuaikan ketersediaan minyak goreng, sementara untuk harga mengikuti apa yang sudah ditentukan oleh pemerintah yakni 13.500/ liter minyak goreng kemasan sederhana.
Untuk operasi pasar minyak goreng dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai dengan lokasi, Kecamatan Dusun Timur akan dilakukan di Pasar Jaar dan Pasar Jaweten, Minggu 13 Maret 2022.
Kemudian Kecamatan Dusun Tengah dilakukan di Pasar Ampah, Senin 14 Maret 2022 dan Kecamatan Awang, bertempat di Pasar Hayaping, Selasa 15 Maret 2022. Operasi pasar berikut akan dilanjutkan ke kecamatan lain apabila barang sudah tersedia di Bulog Buntok,” terang Karianto.
(as/matakalteng.com )






















Discussion about this post