Kadis PMD Bartim Minta Pembangunan Padat Karya Tunai Libatkan Warga Miskin

TAMIANG LAYANG – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Barito Timur, Barnusa meminta perekrutan peserta padat karya tunai desa melibatkan keluarga miskin.

“Program padat karya tunai harus melibatkan warga sekitar. Prioritaskanlah keluarga miskin, pengangguran, setengah pengangguran, dan kelompok marginal lain di lingkungan desa harus dilibatkan,” katanya, Senin 13 Juli 2020.

Baca juga berita lainnya

Namun demikian, peserta atau orang yang bekerja juga harus ada yang bisa dan ahli dibidang yang dikerjakan, harus ada kombinasi. Yang tidak bisa digabung dengan yang bisa, sehingga mereka bisa belajar.

“Sebagai contoh membangun jalan, warga yang sudah ahli harus dilibatkan dalam pengerjaanya, sehingga warga yang kurang paham bisa belajar, sehingga kepala desa punya kewenangan memanfaatkan warganya untuk bekerja, jadi tidak usah lagi mencari pekerja dari luar,” ucapnya.

Selain bertujuan untuk memberikan ilmu kepada pekerja lokal, pembangunan dari dana desa dengan sistem padat karya tunai juga bertujuan untuk menambah penghasilan warga dengan dilibatkan secara langsung dalam pengerjaan tersebut.

“Tujuan padat karya tunai adalah untuk membantu menambah penghasilan warga miskin maupun warga yang menganggur,” imbuhnya.

(iwn/matakalteng.com)

ad-space

Berita Terkait

Next Post

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR