BUNTOK – Penjabat Bupati Kabupaten Barito Selatan (Barsel) Provinsi Kalimantan Tengah, Deddy Winarwan soroti permasalahan warga Desa Muara singan atas tercemarnya air sungai di Desa itu seperti Sungai Ayuh dan Danau Tarusan yang diduga kuat akibat limbah dari aktivitas empat Perusahaan Tambang aktif yang beroperasi di wilayah Kecamatan Gunung Bintang Awai (GBA).
Adapun keempat Perusahaan tambang tersebut yakni PT MUTU, PT WAS, PT PALOPO dan PT Electra Global. Menyikapi hal yang menjadi permasalahan serius bagi warganya, Pj Bupati Barsel ini pun menyatakan bahwa pihaknya akan mengawal dengan seksama permasalahan antara warganya dengan pihak perusahaan tambang.
Seiring dengan itu Pj Bupati Barsel Deddy Minarwan langsung memerintahkan jajaran terkaitnya dalam hal ini yaitu pihak Kadis LH dan Inspektur Kabupaten untuk turun lapangan guna melakukan pengecekan serta pendalaman lebih lanjut akan permasalahan tersebut dan Deddy juga meminta jajarannya untuk berkoordinasi dengan Camat GBA serta unsur Forkopimcam juga Kades Muara Singan.
“Selanjutnya kita tunggu hasil dari pendalaman tersebut dan sesegera mungkin akan kita bahas dalam rapat di tingkat Kabupaten sekaligus mengundang pula pihak dari empat Perusahaan tambang itu,” sampai Pj Bupati Barsel DR Deddy Winarwan, saat dikonfirmasi via WhatshApp, Selasa 13 6 2023.
Selain itu terang Deddy pihaknya juga akan melaporkan hasil dari pendalaman hal ini oleh pihak terkait kepada gubernur melalui Kadis LH Provinsi Kalteng. “Sebelumnya terlebih dahulu kami akan meminta laporan dari Kadis LH Barsel untuk ditindak lanjuti,” terang Deddy Minarwan yang juga Direktur Evaluasi Kinerja Kepala Daerah pada Kemendagri RI ini.
(Taufik/matakalteng.com)






















Discussion about this post