KASONGAN – Di tengah derasnya arus informasi di dunia maya, Anggota DPRD Kabupaten Katingan, Fahmi Fauzi, kembali mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap penyebaran berita bohong atau hoaks. Dia menekankan, maraknya konten manipulatif di media sosial kini menjadi tantangan serius bagi masyarakat.
Menurut Fahmi Fauzi, perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) membuat siapa pun bisa dengan mudah mengedit gambar maupun suara. Kondisi ini, lanjutnya, membuat batas antara informasi asli dan palsu semakin kabur.
“Sekarang ini, gambar bahkan suara saja bisa diedit dengan kecanggihan teknologi seperti AI dan lainnya,” jelasnya, Kamis 21 Agustus 2025.
Dia mengingatkan, hoaks sering kali dimanfaatkan pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan isu menyesatkan yang bisa memicu keresahan di tengah masyarakat.
Karena itu, Fahmi Fauzi mendorong masyarakat untuk lebih kritis dalam menerima informasi, serta membiasakan diri melakukan pengecekan kebenaran data sebelum mempercayai atau menyebarkannya.
“Dengan sikap bijak, kita bisa memutus rantai penyebaran hoaks dan menjaga ruang digital agar tetap sehat,” tegasnya.
(anr/matakalteng.com)






















Discussion about this post