SAMPIT – Partisipasi aktif masyarakat dalam pemilihan umum (Pemilu) merupakan modal penting dalam menjalankan pesta demokrasi. Hal terlihat dari banyaknya pihak yang mengeluarkan ajakan untuk memperjuangkan satu hal yang sama, yaitu pentingnya pemilu damai, demokratis, dan bermartabat.
Senada, Komisioner KPU Provinsi Kalteng Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi Wawan Wiraatmaja mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Kalteng, serta KPU Provinsi Kalteng dan Kabupaten Kotim juga berharap masyarakat menjadikan tanggal 14 Februari 2024 sebagai momentum untuk menggunakan hak pilih mereka.
“KPU bersama pemerintah daerah mengingatkan masyarakat untuk menyalurkan hak pilih pada tanggal 14 Februari mendatang. Masyarakat dapat mendatangi TPS yang akan dibuka mulai dari pukul 07.00-13.00, dan petugas tidak akan menolak masyarakat yang datang ke TPS selama memiliki kartu tanda pemilih,” ujar Wawan, disela kegiatan Jalan Sehat Bersama Gubernur dan Kalteng Pos dalam Rangka Peringatan Hari Jadi Ke-71 Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Minggu 21 Januari 2024 pagi.
Sementara itu, Bawaslu Kalteng melalui Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data, dan Informasi Nurhalina, juga berharap agar masyarakat dapat menggunakan hak pilih mereka untuk memilih pemimpin yang dapat membawa perubahan bagi daerah dan bangsa. Bawaslu Kalteng juga memaparkan sejumlah indikator Indeks Kerawanan Pemilu yang berpotensi mengganggu proses Pemilu yang demokratis, termasuk tingginya kerawanan terkait integritas penyelenggara, politik SARA dan uang, dan rendahnya partisipasi pemilih dan kekerasan terhadap pemilih.
Oleh karena itu, Bawaslu mengimbau masyarakat untuk mewujudkan pesta demokrasi yang damai, demokratis, dan bermartabat. Hal ini hanya akan dapat diperoleh melalui keterlibatan aktif dan kerja sama yang baik dari seluruh anak bangsa guna meminimalisasi pelanggaran Pemilu.
“Kita semua memiliki tanggung jawab atas jalannya pesta demokrasi. Mari kita gunakan hak pilih kita dengan bijak dan tidak terpengaruh oleh politik uang, identitas suku, agama, dan sejenisnya. Pilihlah pemimpin yang mampu membangun Kalteng dan Indonesia ke arah yang lebih baik, serta selalu jaga kerukunan dan harmoni dalam menjalankan proses Pemilu,” pungkas Nurhalina.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post