SAMPIT – SD Negeri 3 Mentawa Baru Hulu (MB Hulu), Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), menggelar acara Tasyakuran dan Pelepasan Siswa Kelas VI Tahun Ajaran 2025/2026 dengan penuh rasa syukur dan kebanggaan. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi sekolah, orang tua, dan peserta didik yang telah menyelesaikan pendidikan dasar dan bersiap melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.
Kepala SD Negeri 3 Mentawa Baru Hulu, Niat Sugeng Priyono, menyampaikan rasa syukur karena seluruh siswa kelas VI tahun ini berhasil lulus 100 persen. Ia mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja keras siswa, dukungan orang tua, serta dedikasi para guru dan tenaga kependidikan selama enam tahun proses pembelajaran.
“Alhamdulillah pada hari ini kami mengucapkan selamat kepada anak-anak semuanya yang telah menyelesaikan pendidikannya selama enam tahun di SDN 3 Mentawa Baru Hulu. Kemarin sudah diumumkan dan semuanya lulus 100 persen. Kami sangat bangga dan bersyukur karena nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) siswa-siswi SDN 3 juga cukup tinggi,” ujarnya, Rabu 10 Juni 2026.
Selain capaian akademik, Sugeng juga mengungkapkan bahwa sekolahnya terus menunjukkan prestasi dalam berbagai kompetisi. Bahkan pada ajang Olimpiade tingkat kecamatan, SDN 3 Mentawa Baru Hulu kembali berhasil meraih gelar juara umum.
“Alhamdulillah, ini sudah kita buktikan bersama. Pada olimpiade kemarin kita tetap masih juara umum. Walaupun ada sedikit rasa sedih karena belum bisa mengantarkan siswa ke tingkat kabupaten seperti tahun sebelumnya, kami tetap bersyukur atas hasil yang diraih dan akan terus berusaha lebih baik lagi ke depan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Sugeng juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh orang tua siswa yang selama ini mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada SDN 3 Mentawa Baru Hulu. Ia menegaskan bahwa keberhasilan siswa tidak terlepas dari sinergi antara sekolah dan keluarga.
“Kami atas nama keluarga besar sekolah mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh orang tua yang telah mempercayakan pendidikan anak-anaknya kepada kami. Hari ini kami kembalikan kembali putra-putri Bapak dan Ibu untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Kami telah berusaha semaksimal mungkin memberikan pelayanan terbaik selama mereka belajar di sekolah ini,” tuturnya.
Lebih lanjut, Sugeng menjelaskan bahwa SDN 3 Mentawa Baru Hulu terus mengembangkan pendidikan berbasis karakter dan keagamaan sebagai bagian dari upaya membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak dan moral yang baik.
Ia menyebutkan salah satu program unggulan sekolah adalah memastikan siswa muslim mampu membaca Al-Qur’an sebelum lulus dari sekolah dasar. Meski demikian, pada tahun ini masih terdapat tiga siswa yang belum menuntaskan pembelajaran membaca Al-Qur’an.
“Kami telah mencanangkan agar alumni SDN 3 bisa membaca Al-Qur’an dan melaksanakan kewajiban salat dengan baik. Untuk siswa beragama Kristen juga dilakukan pembinaan keagamaan sesuai keyakinannya. Tahun lalu kami berhasil mencapai 100 persen siswa muslim bisa membaca Al-Qur’an, tetapi tahun ini masih tersisa tiga siswa yang belum tuntas karena kemampuan belajar setiap anak berbeda-beda,” jelasnya.
Karena itu, pihak sekolah meminta dukungan orang tua untuk melanjutkan pembelajaran keagamaan anak di lingkungan rumah maupun melalui Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA).
“Kami titip kepada orang tua agar pembelajaran anak-anak yang masih tahap Iqra dapat diteruskan di TPA atau bersama ustaz di lingkungan masing-masing. Harapan kami tidak ada lagi alumni SDN 3 yang belum bisa membaca Al-Qur’an,” katanya.
Tidak hanya fokus pada pendidikan karakter, SDN 3 Mentawa Baru Hulu juga mulai menyiapkan langkah transformasi digital untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Salah satu rencana yang sedang dipersiapkan adalah menghadirkan akses internet di setiap ruang kelas.
Menurut Sugeng, pihak sekolah telah menjalin komunikasi dengan salah satu perusahaan telekomunikasi untuk mendukung program digitalisasi sekolah sehingga sarana pembelajaran yang telah dimiliki dapat dimanfaatkan secara maksimal.
“Insya Allah ke depan SDN 3 akan berbasis digital. Kami sudah bertemu dengan pihak Indosat untuk menjajaki kerja sama. Rencananya setiap kelas akan memiliki akses Wi-Fi sehingga televisi dan perangkat pembelajaran yang telah diberikan pemerintah dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung proses belajar mengajar,” ungkapnya.
Ia berharap rencana tersebut mendapat dukungan dari komite sekolah maupun para orang tua agar operasional program dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi peningkatan mutu pendidikan.
“Kami ingin pembelajaran menjadi lebih maksimal, lebih menarik, dan mengikuti perkembangan zaman. Karena itu kami mohon dukungan semua pihak agar program ini dapat terwujud,” tambahnya.
Sementara itu, dalam sambutan yang disampaikan melalui pesan dari Wakil Bupati Kotim, Irawati para lulusan diingatkan bahwa kelulusan sekolah dasar bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan langkah awal menuju jenjang yang lebih tinggi dengan tantangan yang semakin besar.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, serta seluruh orang tua yang telah mendampingi dan membimbing anak-anak dengan penuh kesabaran dan kasih sayang.
“Anak-anakku semua yang ibu banggakan, teruslah belajar dengan sungguh-sungguh, jaga akhlak, hormati orang tua dan guru, serta jadilah generasi yang cerdas, berkarakter, dan bermanfaat bagi agama, bangsa, dan daerah. Ingatlah bahwa ilmu yang bermanfaat akan menjadi bekal berharga untuk meraih masa depan yang gemilang,” pesan Irawati.
Melalui kegiatan tasyakuran dan pelepasan tersebut, SDN 3 Mentawa Baru Hulu tidak hanya merayakan keberhasilan para lulusan, tetapi juga menegaskan komitmennya dalam membangun pendidikan yang berkarakter, religius, berprestasi, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi demi mencetak generasi masa depan yang unggul.
(dia/matakalteng)


















Discussion about this post