SAMPIT – Kegiatan lokakarya 6 dalam program pendidikan guru penggerak angkatan 10, mengangkat tema keberlanjutan pengembangan diri dan sekolah yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur di Aula BPG Kotim.
“Yaitu CGP diajarkan mengenai proses pembentukan potensi, bakat, sikap, perilaku dan kepribadian seseorang melalui pembelajaran dan pengalaman yang dilakukan berulang-ulang sehingga meningkatkan kapasitas atau kemampuan diri peserta didik sampai pada tahap otonomi yaitu kemandirian,” kata Kadisdik Kotim, Muhammad Irfansyah, Sabtu 12 Oktober 2024.
Lanjutnya, sementara untuk kegiatan pengembangan diri di sekolah meliputi kegiatan ekstrakurikuler, pembiasaan keteladanan, nasionalisme dan patriotisme, pengembangan potensi dan ekspresi diri serta pendidikan kecakapan hidup.
“Fungsi dilaksanakannya kegiatan pengembangan diri yaitu untuk mengembangkan potensi peserta didik dalam mengesahkan kemampuan serta kompetensinya,” jelasnya. Yaitu yang merujuk pada minat bakat serta kemampuan dan sikap peserta didik dalam berinteraksi dengan orang lain di lingkungan sekitarnya.
“Atau dengan kata lain Kegiatan pengembangan diri memacu peserta didik untuk menjadi lebih terampil dalam mengasah keahlian yang dimilikinya sesuai dengan kecenderungan kompetensi yang telah ada pada dirinya,”tutupnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post